Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Kondisi rumah warga yang terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025). Antara/Yudi Manar
Harianjogja.com, KUALA LUMPUR—Otoritas Malaysia menegaskan bahwa masih ada satu warga Malaysia hilang di Sumatera setelah banjir bandang dan tanah longsor, sementara koordinasi pencarian terus dilanjutkan bersama pihak Indonesia.
Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam keterangan yang dikutip di Kuala Lumpur, Rabu, menyatakan Konsulat Jenderal Malaysia di Medan terus berkoordinasi dengan otoritas RI untuk pencarian warga Malaysia.
"Operasi SAR untuk mencari warga negara Malaysia yang dilaporkan hilang akibat tanah longsor di Padang Panjang kini memasuki hari ke-15. Upaya pencarian tetap dilanjutkan, dan Konsulat Jenderal terus memberikan dukungan konsuler kepada keluarga, yang berada dalam kontak erat dengan pihak berwenang Indonesia," tulis pernyataan tersebut.
Sebelumnya, tiga turis lanjut usia asal Malaysia yang dikabarkan hilang dilaporkan sudah dapat ditemukan di Aceh dan sudah diterbangkan ke negeri jiran tersebut. Selain itu, satu lagi warga lanjut usia yang sempat tidak dapat dihubungi, saat ini dikabarkan sudah dapat dihubungi pihak keluarga dan sudah kembali ke Malaysia.
Menurut otoritas Malaysia, saat ini, tidak ada laporan baru mengenai warga Malaysia yang hilang atau terdampak oleh situasi yang sedang berlangsung di Sumatera.
Otoritas Malaysia mengimbau seluruh warga Malaysia yang berada atau bepergian melalui daerah terdampak untuk tetap waspada, memperhatikan perkembangan cuaca, dan mematuhi arahan yang dikeluarkan oleh pihak berwenang di Indonesia.
Kementerian Luar Negeri Malaysia juga meminta warga Malaysia untuk melaporkan keberadaannya kepada perwakilan Malaysia terdekat serta menjaga komunikasi dengan anggota keluarga.
"Warga Malaysia yang memerlukan bantuan, atau keluarga yang tidak dapat menghubungi kerabat di daerah terdampak, dianjurkan untuk segera menghubungi Konsulat Jenderal," demikian pernyataan Kemenlu Malaysia.
Banjir bandang dan tanah longsor melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara pada 27 November 2025.
Saat ini, akses ke beberapa kawasan yang sebelumnya terputus telah membaik, sehingga memungkinkan tim pencarian dan penyelamatan (SAR) mencapai lebih banyak lokasi, seiring berjalannya pekerjaan pembersihan jalan.
Kondisi wilayah terdampak banjir juga berangsur-angsur membaik, dengan beberapa kabupaten mulai memasuki fase pemulihan awal. Namun, sejumlah daerah pedalaman, khususnya di Aceh Tamiang, Sumatera Barat, dan wilayah Tapanuli, masih menghadapi keterbatasan akses, pasokan penting, serta pemulihan layanan dasar.
Otoritas Malaysia kembali menekankan pentingnya pelacakan satu warga Malaysia hilang di Sumatera agar seluruh warga terdampak dapat dipastikan keamanannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny
Klaim asuransi mobil tidak cukup hanya melapor kecelakaan atau kehilangan kendaraan. Simak dokumen, prosedur, hingga penyebab klaim ditolak agar proses berjalan