Kasus Suap Rejang Lebong Merembet ke Bengkulu, KPK Sita Rp4 Miliar
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Korban luka-luka dalam peristiwa kecelakaan di jalan Tol Cipali tengah mendapat perawatan di RS Abdul Radjak Purwakarta. (ANTARA/Ali Khumaini)
Harianjogja.com, PURWAKARTA—Polres Purwakarta menyampaikan kecelakaan beruntun yang terjadi di ruas Tol Cipali KM 72+400 arah Jakarta, Selasa (18/11/2025) dini hari, mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan 38 lainnya luka-luka.
Kasatlantas Polres Purwakarta, AKP Muthia Khansa Nurwajiya, mengatakan kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yaitu Bus Agra Mas bernopol B 7654 KGA, Bus Sinar Jaya bernopol B 7895 TGA, serta minibus Gran Max bernopol B 2508 TFT.
“Korban meninggal dunia terdiri atas dua penumpang Bus Agra Mas dan tiga orang penumpang Gran Max,” jelas Muthia, Selasa.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun luka-luka, telah dievakuasi ke RS Abdul Radjak Purwakarta.
Kecelakaan terjadi saat ketiga kendaraan melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat tiba di KM 72+400, Bus Agra Mas secara tiba-tiba menabrak Bus Sinar Jaya yang berada di depannya. Benturan tersebut membuat Bus Sinar Jaya terdorong hingga menabrak Gran Max yang berada di depan, menyebabkan minibus itu terperosok ke parit di sisi jalan tol.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Satlantas Polres Purwakarta telah memeriksa sejumlah saksi, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan rekaman CCTV di area kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.