Lawan Iran Jadi Ujian Terakhir, Timnas Voli Putra Indonesia Kejar Tiket Perempat Final
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Ilustrasi Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur./albawabacdn
Harianjogja.com, YERUSALEM – Masjid Al Aqsa di Yerusalem dikabarkan terancam roboh atau kehilangan stabilitas fondasinya. Hal ini diakibatkan oleh aktivitas penggalian bawah tanah intensif yang dilakukan oleh pihak Israel di sekitar area kompleks masjid.
Kegubernuran Palestina Yerusalem telah memperingatkan agar Israel menghentikan penggalian di sekitar Masjid Al Aqsa, terutama pembangunan terowongan yang menghubungkan beberapa situs bersejarah.
Motif Politik di Balik Penggalian
Penasihat Kegubernuran Yerusalem, Marouf Al-Rifai, menilai penggalian tersebut murni bermotif politik dan melanggar hukum Islam.
"Ini merupakan bagian dari rencana untuk merusak landmark bersejarah Islam, ini melanggar hukum Islam," ujar Penasihat Kegubernuran Yerusalem Marouf Al-Rifai kepada WAFA News Agency, Rabu (22/10).
Al-Rifai mengingatkan bahwa penggalian tersebut dapat menghancurkan beberapa landmark Palestina, seperti rumah-rumah bersejarah dan sekolah kuno. Yang paling dikhawatirkan, penggalian dapat memengaruhi tanah di bawah Masjid Al-Aqsa, yang mengancam stabilitas fondasinya.
Ia juga menegaskan bahwa penggalian tersebut tidak didasarkan pada metodologi ilmiah yang benar.
"Penggalian tersebut tidak memiliki metodologi ilmiah dan merupakan pelanggaran status quo, yang menegaskan bahwa penggalian tersebut murni bermotif politik," tegasnya.
Upaya Penguasaan Tempat Suci dan Penghancuran Artefak Islam
Al-Rifai melanjutkan, pembangunan terowongan-terowongan tersebut merupakan upaya memaksakan kendali Israel atas tempat-tempat suci di Yerusalem. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran akan masa depan Kota Suci dan identitas Palestina-nya.
Pada Agustus lalu, Kegubernuran Palestina Yerusalem telah melaporkan bahwa galian terowongan di bawah Masjid Al Aqsa telah menghancurkan sejumlah artefak Islam.
Otoritas Palestina menuduh Israel "sengaja menghancurkan artefak Islam yang berasal dari zaman Umayyah" karena peninggalan tersebut merupakan bukti hidup dan konklusif mengenai kepemilikan sah umat Islam atas situs tersebut.
Status Al Aqsa dan Pendudukan Israel
Masjid Al Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia bagi Muslim. Sementara itu, umat Yahudi menyebut area kompleks ini sebagai Temple Mount dan mengeklaim terdapat dua situs Yahudi di sana.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel pada 1967 silam. Negeri Zionis kemudian mencaplok seluruh kota pada 1980, sebuah tindakan yang hingga kini tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, demikian dikutip Middle East Monitor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.