27 Orang Tewas dalam Dua Penembakan Massal di Afrika Selatan
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Ilustrasi Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur./albawabacdn
Harianjogja.com, YERUSALEM – Masjid Al Aqsa di Yerusalem dikabarkan terancam roboh atau kehilangan stabilitas fondasinya. Hal ini diakibatkan oleh aktivitas penggalian bawah tanah intensif yang dilakukan oleh pihak Israel di sekitar area kompleks masjid.
Kegubernuran Palestina Yerusalem telah memperingatkan agar Israel menghentikan penggalian di sekitar Masjid Al Aqsa, terutama pembangunan terowongan yang menghubungkan beberapa situs bersejarah.
Motif Politik di Balik Penggalian
Penasihat Kegubernuran Yerusalem, Marouf Al-Rifai, menilai penggalian tersebut murni bermotif politik dan melanggar hukum Islam.
"Ini merupakan bagian dari rencana untuk merusak landmark bersejarah Islam, ini melanggar hukum Islam," ujar Penasihat Kegubernuran Yerusalem Marouf Al-Rifai kepada WAFA News Agency, Rabu (22/10).
Al-Rifai mengingatkan bahwa penggalian tersebut dapat menghancurkan beberapa landmark Palestina, seperti rumah-rumah bersejarah dan sekolah kuno. Yang paling dikhawatirkan, penggalian dapat memengaruhi tanah di bawah Masjid Al-Aqsa, yang mengancam stabilitas fondasinya.
Ia juga menegaskan bahwa penggalian tersebut tidak didasarkan pada metodologi ilmiah yang benar.
"Penggalian tersebut tidak memiliki metodologi ilmiah dan merupakan pelanggaran status quo, yang menegaskan bahwa penggalian tersebut murni bermotif politik," tegasnya.
Upaya Penguasaan Tempat Suci dan Penghancuran Artefak Islam
Al-Rifai melanjutkan, pembangunan terowongan-terowongan tersebut merupakan upaya memaksakan kendali Israel atas tempat-tempat suci di Yerusalem. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran akan masa depan Kota Suci dan identitas Palestina-nya.
Pada Agustus lalu, Kegubernuran Palestina Yerusalem telah melaporkan bahwa galian terowongan di bawah Masjid Al Aqsa telah menghancurkan sejumlah artefak Islam.
Otoritas Palestina menuduh Israel "sengaja menghancurkan artefak Islam yang berasal dari zaman Umayyah" karena peninggalan tersebut merupakan bukti hidup dan konklusif mengenai kepemilikan sah umat Islam atas situs tersebut.
Status Al Aqsa dan Pendudukan Israel
Masjid Al Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia bagi Muslim. Sementara itu, umat Yahudi menyebut area kompleks ini sebagai Temple Mount dan mengeklaim terdapat dua situs Yahudi di sana.
Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Arab-Israel pada 1967 silam. Negeri Zionis kemudian mencaplok seluruh kota pada 1980, sebuah tindakan yang hingga kini tidak pernah diakui oleh komunitas internasional, demikian dikutip Middle East Monitor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 29 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.