Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp111.600 per Kg
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp111.600 per kg. Harga daging sapi kualitas I mencapai Rp164.800 per kg.
Bendera PBB. - UN.org
Harianjogja.com, JAKARTA—Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan mengurangi kontingen penjaga perdamaian sekitar 25 persen lantaran kekurangan dana, kata salah satu pejabat tinggi badan dunia tersebut.
"Secara keseluruhan kami harus memulangkan sekitar, atau mengurangi sekitar 25 persen dari total pasukan dan polisi penjaga perdamaian kami, beserta peralatan mereka, dan sejumlah besar staf sipil di misi PBB juga akan berpengaruh," kata pejabat yang tidak disebut namanya itu.
Menurut penilaian awal, pemangkasan dana tersebut kemungkinan akan berdampak pada sekitar 13.000-14.000 staf penjaga perdamaian.
"Pemangkasan dana ini merupakan akibat langsung dari negara-negara anggota yang tidak membayar kontribusinya, yang telah ditetapkan, secara penuh dan tepat waktu," katanya.
Sebelumnya pada 2 Mei, dalam rancangan anggaran untuk tahun fiskal 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengusulkan penghentian total pendanaan bagi operasi penjaga perdamaian PBB. Trump menyebutnya tidak efektif dan terlalu mahal bagi AS.
Selain itu, Trump juga mengusulkan penangguhan sebagian besar kontribusi wajib dan sukarela untuk struktur PBB, termasuk WHO, UNESCO, dan anggaran rutin organisasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara, Anadolu
PIHPS mencatat harga cabai rawit merah Rp111.600 per kg. Harga daging sapi kualitas I mencapai Rp164.800 per kg.
Sebanyak 12 KDMP Bantul ditargetkan siap beroperasi 1 November 2026. Pemkab juga mempercepat pembangunan 30 unit lainnya.
Kementan menyiapkan Rp300 miliar untuk benih jagung pakan pada 2026 dan tambahan Rp300 miliar pada 2027, dengan target tanam 300.000 hektare.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC setelah Stefan Ashkovski mendapat kartu merah. Pieter Huistra menilai insiden itu mengubah dinamika pertandingan.
Kelurahan Cokrodiningratan mengajak 60 KK mengolah sampah organik lewat budi daya manggot yang menghasilkan 50–70 kg setiap dua minggu.
DPRD DIY menyempurnakan Raperda Penanggulangan Bencana sesuai masukan Kemendagri untuk memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan daerah.