Jalan Nasional Jateng-DIY Siap Sambut Mudik Lebaran 2026
BBPJN memastikan 1.888 km jalan nasional di Jateng–DIY siap dilalui pemudik Lebaran 2026 meski terdapat puluhan titik rawan kemacetan dan bencana.
Suasana Stasiun Yogyakarta - Dokumentasi PT KAI Daop 6 Yogyakarta
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap total kebutuhan anggaran untuk mendukung pembangunan ekosistem perkeretaapian Indonesia hingga 2030 bakal mencapai Rp853 triliun.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api (DJKA) Kemenhub, Arif Anwar menegaskan bahwa anggaran itu diperlukan untuk mendukung pengembangan jalur kereta api hingga mendukung pengoperasian kereta cepat di Pulau Jawa.
"Jadi, kalau kita melihat ini ada beberapa target, ada penumpang, kemudian layanan terintegrasi, mengembangkan jalur kereta api di Sumatra dan Sulawesi, kemudian pengembangan jalur ganda dan mengoperasikan kereta cepat di Pulau Jawa," katanya dilansir Bisnis.com, Kamis (31/7/2025).
Selain itu, kebutuhan anggaran itu juga diperlukan untuk mendukung pengadaan armada penumpang mencakup 2.839 lokomotif dan 34.176 kereta. Serta, mendukung penambahan armada kereta barang sebanyak 2.475 lokomotif dan 28.364 gerbong.
Arif menegaskan kebutuhan anggaran itu tak bakal sepenuhnya dibebankan pada alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Melainkan, akan menggandeng sejumlah investor strategis.
"Dan ini memang arahan Presiden tidak atau seminimum mungkin disupport menggunakan APBN. Jadi, dibutuhkan investor dalam hal ini," katanya.
Investasi tersebut bakal direalisasikan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) hingga investasi murni. Salah satu proyek kereta api yang tengah dikebut realisasinya yakni pembangunan Kereta Cepat Jakarta - Surabaya.
Menteri Koordinator (Menko) bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya harus didukung oleh investasi yang tepat.
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung perlu dijadikan sebagai pelajaran yang baik agar nantinya konstruksi lanjutan Kereta Cepat dari Bandung hingga Surabaya berjalan efektif dan efisien.
BACA JUGA: Respons Jokowi Terkait Sosok Inisial J Akan Jadi Ketua Dewan Pembina PSI
"Pelajaran ini bukan tentang saling menyalahkan, tetapi tentang mengenali celah-celah yang ada, apa yang tidak berjalan sesuai rencana, sehingga kita dapat memastikan masalah serupa tidak terulang," kata AHY di Jiexpo Kemayoran, Selasa (29/7/2025).
AHY juga menekankan pemerintah akan menggandeng investor guna menemukan kerja sama investasi yang tepat dalam mendukung pembangunan kereta cepat yang bakal terbentang dari Jakarta hingga Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BBPJN memastikan 1.888 km jalan nasional di Jateng–DIY siap dilalui pemudik Lebaran 2026 meski terdapat puluhan titik rawan kemacetan dan bencana.
Timnas Indonesia dipastikan tanpa Marselino Ferdinan, Ragnar Oratmangoen, dan Justin Hubner saat menghadapi Timor Leste di Piala AFF 2026.
Geely Coolray resmi meluncur di GIIAS 2026. SUV turbo 174 PS ini dibanderol mulai Rp333 juta dan siap bersaing dengan Honda HR-V hingga Hyundai Creta.
Prabowo Subianto meminta jenderal TNI tidak menjadi "jenderal salon" dan menginstruksikan TNI, Polri, serta kepala daerah rutin memantau kebersihan lingkungan.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.