Diduga Keracunan MBG, Siswa 11 Tahun Dirawat di RSUD Trenggalek
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
Menko PMK Pratikno bersama Dewan Kehormatan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia Tantowi Yahya, Ketua Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia Rina Fatimah, Rektor Universitas YARSI Fasli Jalal dalam Peluncuran Gerakan Sejuta Beasiswa untuk Indonesia di Kantor PMK, Jakarta, Kamis (24/7/2025). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.
Harianjogja.com, ANTARA—Pemerintah menggandeng Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia meluncurkan Gerakan Sejuta Beasiswa untuk Indonesia di Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) menyampaikan peluncuran Gerakan Sejuta Beasiswa merupakan wujud kolaborasi dari pemerintah dan Asosiasi Jaringan Beasiswa untuk memastikan setiap anak Indonesia memiliki akses terhadap jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
"Kolaborasi ini sudah membantu kerja pemerintah meningkatkan akses sekaligus kualitas pendidikan anak-anak Indonesia, karena jangan sampai anak-anak yang punya talenta yang luar biasa tapi justru tidak terfasilitasi untuk melakukan studi lanjut," ujar Menko Pratikno
Seremoni peluncuran gerakan itu ditandai dengan penayangan video Gerakan Sejuta Beasiswa untuk Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama Dewan Kehormatan Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia Tantowi Yahya menyampaikan Gerakan Sejuta Beasiswa juga merupakan ikhtiar untuk memastikan percepatan terwujudnya Indonesia Emas.
"Target nasional kita kan jelas, 2045 itu adalah tahun emas, di mana kita menjadi bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera, dan fondasi utamanya adalah sumber daya manusia," kata Tantowi Yahya.
BACA JUGA: Sebelum 17 Agustus 2025, Presiden Prabowo Targetkan MBG Menjangkau 20 Juta Orang
Diketahui, Gerakan Satu Juta Beasiswa untuk Indonesia merupakan gerakan inisiatif kolaboratif nasional yang bertujuan menyediakan satu juta kesempatan beasiswa bagi masyarakat Indonesia dan memperluas akses pendidikan secara lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Gerakan itu merupakan hasil kolaborasi berbagai lembaga beasiswa dari dalam dan luar negeri yang bertujuan meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat yang kurang mampu, berpotensi, dan berprestasi, baik prestasi akademik maupun non akademik.
Gerakan Satu Juta Beasiswa untuk Indonesia dirancang untuk menghimpun dan menyinergikan berbagai program beasiswa yang telah berjalan di Indonesia, serta mendorong terbentuknya inisiatif baru dari berbagai sektor.
Target utamanya adalah menciptakan ekosistem beasiswa nasional yang terbuka, terintegrasi, dan kolaboratif, guna menjangkau satu juta penerima manfaat hingga tahun 2045.
Gerakan ini akan dijalankan melalui penguatan sinergi antar-lembaga, pengembangan sistem informasi beasiswa berbasis digital, edukasi publik melalui kegiatan, seperti Pesta Beasiswa Rakyat Indonesia, serta mendorong kebijakan yang memperkuat sistem pendanaan pendidikan nasional.
Terkait dengan mekanisme rekrutmen penerima beasiswa, Ketua Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia Rina Fatimah menyampaikan pihaknya akan segera membahas hal-hal mendetail terkait hal itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswa 11 tahun diduga keracunan setelah menyantap MBG di Trenggalek. Ia sempat diare lebih dari 10 kali dan muntah hingga tujuh kali.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep