Pria Pacitan Disiram Cairan Kimia saat Berangkat ke Pasar
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JEPANG—Kecelakaan kerja dalam pembongkaran sebuah gedung terjadi di Jepang Barat. Sebanyak dua orang tewas dalam kecelakaan tersebut, satu di antaranya merupakan WNI atau pekerja magang asal Indonesia berusia 23 tahun bernama Sakti Rahmadani Saputro.
Sedangkan satu orang pekerja Jepang berusia 41 tahun bernama Yoshinori Yoshitani selaku manajer lapangan. Keduanya tewas akibat sesak napas dan sejumlah luka trauma dalam insiden bangunan ambruk di Kurume, Prefektur Fukuoka, Selasa.
"Sekitar pukul 13.40 waktu setempat, Selasa, otoritas diberitahu soal insiden ambruknya bangunan dua lantai yang tak berpenghuni selama 10 tahun," demikian laporan otoritas setempat sebagaimana dikutip Antara, Kamis (16/7/2025)
Tiga pekerja bangunan berhasil dievakuasi dari reruntuhan dan dua di antaranya kemudian dinyatakan meninggal dalam insiden tersebut.
Polisi akan melakukan investigasi guna memastikan penyebab runtuhnya bangunan tersebut, sementara kantor pengawasan ketenagakerjaan setempat akan menyelidiki insiden tersebut sebagai kecelakaan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pria di Pacitan menjadi korban penyiraman cairan kimia saat hendak ke pasar. Korban mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia