Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Foto ilustrasi prajurit TNI. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menekankan jajarannya untuk tidak terjun dalam politik praktis, tetapi harus tetap pada tugas memperkuat pertahanan negara.
"TNI tidak boleh berpolitik praktis, tetapi harus tahu politik negara," kata Jenderal TNI Agus ketika memberikan kuliah umum kepada 212 Perwira Siswa Dikreg LIII Sesko TNI TA 2025 di Graha Widya Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat dalam siaran pers resmi Mabes TNI yang diterima di Jakarta, Kamis (19/6/2025).
BACA JUGA: Antrean Panjang Pengambilan PIN SPMB Terjadi di Bantul
Dalam siaran pers tersebut, Jenderal TNI Agus menjelaskan bahwa TNI perlu memahami politik nasional agar setiap prajurit dapat bersikap tepat dalam menjalankan tugas negara.
Selain harus memahami dinamika politik dalam negeri, lanjut dia, TNI juga harus peka terhadap isu politik dan dinamika konflik yang terjadi di kancah internasional.
Membangun diplomasi dan kerja sama militer dengan negara lain, menurut Jenderal TNI Agus, menjadi langkah tepat bagi TNI untuk memperkuat stabilitas keamanan di kawasan.
Jenderal TNI Agus mengemukakan bahwa status Indonesia sebagai negara nonblok juga mempermudah TNI menjalin kerja dengan negara lain.
"Harus tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif dan kepentingan nasional sebagai dasar pijakan strategi pertahanan," kata Panglima TNI.
Walau merupakan negara nonblok yang tidak terlibat dalam konflik dan kubu apa pun, Jenderal TNI Agus menegaskan bahwa TNI juga harus mengantisipasi dampak konflik luar negeri terhadap pertahanan dan keamanan negara.
"TNI dituntut untuk mengantisipasi setiap perubahan global yang berpotensi memengaruhi stabilitas nasional," jelas Jenderal TNI Agus.
Oleh karena itu, dia berharap seluruh jajaran TNI memiliki kemampuan diplomasi dan membaca arah politik luar negeri yang tepat agar dapat menghasilkan kebijakan yang relevan dengan penguatan pertahanan negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Jasad pria ditemukan mengambang di perairan Tanjung Kesirat, kawasan Pelabuhan Gesing, Gunungkidul. Korban teridentifikasi sebagai warga Mojokerto.
Lima motor cruiser di bawah Rp100 juta di Indonesia, mulai Benelli, QJMotor, CFMOTO, Morbidelli hingga Benda.
Persib memindahkan tiga laga kandang Oktober 2026 ke Si Jalak Harupat karena perawatan GBLA. Persib menargetkan kembali pada November.
Dinkes Kabupaten Magelang membekali 35 petugas Promkes dari puskesmas dan rumah sakit dengan kemampuan memanfaatkan AI dan menulis artikel.
Media Belanda menyoroti drama Timnas Indonesia vs Bangladesh 9-2 yang ditentukan tiga gol pada menit-menit akhir FIFA ASEAN Cup 2026.