Daftar Kapolri dari Masa ke Masa, Suyudi Ario Seto Jadi yang ke-26

Jumali
Jumali Jum'at, 02 Oktober 2026 12:17 WIB
Daftar Kapolri dari Masa ke Masa, Suyudi Ario Seto Jadi yang ke-26

Komjen Polisi Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (1/10/2026)./BPMI Setpres

Harianjogja.com, JOGJA— Suyudi Ario Seto resmi menjadi Kapolri setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Pergantian tersebut menambah panjang daftar pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sejak jabatan Kapolri pertama kali diisi Raden Said (RS) Soekanto Tjokrodiatmodjo pada 1945.

Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang memimpin Polri sejak 27 Januari 2021. Dengan pelantikan tersebut, Suyudi menjadi nama ke-26 yang tercatat sebagai Kapolri dalam daftar kepemimpinan kepolisian Indonesia.

Pelantikan Suyudi dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan 97/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Wakapolri. Presiden Prabowo juga melantik Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Suyudi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) sejak 25 Agustus 2025. Sebelum memimpin BNN, ia merupakan Kapolda Banten pada 26 Juni 2024 hingga 5 Agustus 2025. Suyudi merupakan lulusan Akpol 1994 dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse.

Daftar Kapolri dari Masa ke Masa

Perjalanan kepemimpinan Polri berlangsung melewati berbagai periode sejarah Indonesia. Dari RS Soekanto yang memimpin lebih dari 14 tahun, jabatan tersebut kemudian berpindah dari satu perwira tinggi ke perwira tinggi lainnya hingga kini berada di tangan Suyudi.

Berikut daftar Kapolri dan periode kepemimpinannya:

  1. Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo: 29 September 1945–14 Desember 1959.

  2. Soekarno Djojonegoro: 14 Desember 1959–30 Desember 1963.

  3. Soetjipto Danoekoesoemo: 30 Desember 1963–8 Mei 1965.

  4. Soetjipto Joedodihardjo: 9 Mei 1965–15 Mei 1968.

  5. Hoegeng Imam Santoso: 15 Mei 1968–2 Oktober 1971.

  6. Mohamad Hasan: 2 Oktober 1971–24 Juni 1974.

  7. Widodo Budidarmo: 26 Juni 1974–25 September 1978.

  8. Awaluddin Djamin: 26 September 1978–3 Desember 1982.

  9. Anton Soedjarwo: 4 Desember 1982–6 Juni 1986.

  10. Mochammad Sanoesi: 7 Juni 1986–19 Februari 1991.

  11. Kunarto: 20 Februari 1991–5 April 1993.

  12. Banurusman Astrosemitro: 6 April 1993–14 Maret 1996.

  13. Dibyo Widodo: 15 Maret 1996–28 Juni 1998.

  14. Roesmanhadi: 29 Juni 1998–3 Januari 2000.

  15. Roesdihardjo: 4 Januari 2000–22 September 2000.

  16. Surojo Bimantoro: 23 September 2000–29 November 2001.

  17. Da'i Bachtiar: 29 November 2001–7 Juli 2005.

  18. Sutanto: 8 Juli 2005–30 September 2008.

  19. Bambang Hendarso Danuri: 1 Oktober 2008–22 Oktober 2010.

  20. Timur Pradopo: 22 Oktober 2010–25 Oktober 2013.

  21. Sutarman: 25 Oktober 2013–16 Januari 2015.

  22. Badrodin Haiti: 17 April 2015–14 Juli 2016.

  23. Tito Karnavian: 14 Juli 2016–23 Oktober 2019.

  24. Idham Azis: 1 November 2019–27 Januari 2021.

  25. Listyo Sigit Prabowo: 27 Januari 2021–1 Oktober 2026.

  26. Suyudi Ario Seto: 1 Oktober 2026–sekarang.

Catatan penting mengenai periode Surojo Bimantoro: laman resmi Polri yang memuat daftar Kapolri mencantumkan masa jabatan Surojo Bimantoro dari 23 September 2000 hingga 21 Juni 2001. Namun, laman resmi Indonesian National Police berbahasa Inggris mencatat periode tersebut berakhir pada 29 November 2001, sekaligus mencatat Da'i Bachtiar mulai menjabat pada 29 November 2001.

Untuk menjaga kesinambungan tanggal dalam daftar, periode Surojo Bimantoro dalam naskah ini ditulis hingga 29 November 2001, sesuai laman resmi Polri berbahasa Inggris dan tanggal awal masa jabatan Da'i Bachtiar.

Suyudi Jadi Kapolri Setelah Gantikan Listyo Sigit

Pelantikan Suyudi menandai berakhirnya masa kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo yang berlangsung sejak Januari 2021. Presiden Prabowo mengangkat Suyudi setelah proses pencalonan dan persetujuan DPR RI yang berlangsung pada 1 Oktober 2026.

Suyudi sebelumnya menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI. Komisi III menyetujui pencalonannya secara aklamasi sebelum pengangkatannya kemudian disahkan melalui rapat paripurna DPR.

Setelah dilantik, Suyudi menyampaikan sejumlah agenda awal kepemimpinannya. Ia menyebut konsolidasi internal dan evaluasi program kepemimpinan sebelumnya sebagai langkah awal, dengan program yang dinilai baik akan dilanjutkan dan bagian yang masih perlu diperbaiki akan dibenahi.

Pergantian Kapolri ini sekaligus menjadi babak terbaru dalam sejarah kepemimpinan Polri yang telah berlangsung selama lebih dari delapan dekade. Suyudi kini tercatat sebagai nama terbaru dalam daftar 26 Kapolri yang pernah memimpin institusi tersebut sejak 1945.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online