Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Juru Bicara Komando Kepolisian Republik Islam Iran Sa’eed Montazer al-Mahdi. /IRNA.
Harianjogja.com, JOGJA—Kepolisian Republik Islam Iran menyatakan telah melakukan penangkapan terhadap dua agen atau intelijen Israel, Mossad di Teheran. Sebanyak 20 kilogram bahan peledak dan 23 drone atau pesawat nirawak disita dalam penangkapan tersebut.
Penangkapan dua agen Mossad dalam operasi terpisah pascaserangan yang diluncurkan Israel ke Teheran pada Jumat (13/6/2025) lalu.
Juru Bicara Komando Kepolisian Republik Islam Iran Sa’eed Montazer al-Mahdi, mengatakan kedua agen tersebut telah diidentifikasi dan ditangkap di Fashafuyeh, sebuah distrik di Ray County di Provinsi Teheran.
BACA JUGA: Kementerian Luar Negeri Iran Jadi Target Sasaran Serangan Israel
"Lebih dari 200 kilogram bahan peledak, dan peralatan untuk 23 pesawat nirawak, peluncur, serta peralatan lainnya disita dari keduanya," kata Montazer al-Mahdi sebagaimana dikutip Kantor Berita Republik Islam Iran, IRNA, Senin (16/6/2025).
Polisi Iran juga menyita sebuah truk pikap Nissan. Rezim Israel memulai serangan di dalam wilayah Iran, termasuk di gedung-gedung perumahan, dalam tindakan agresi yang tidak beralasan pada malam hari tanggal 13 Juni. "Para agen mata-mata Israel telah mencoba melakukan tindakan sabotase di dalam Iran sejak saat itu," katanya.
Pesawat nirawak kecil yang membawa bahan peledak telah digunakan untuk menyerang lokasi-lokasi tersebut. Sebelumnya pada hari Minggu, dua agen Mossad lainnya ditangkap di Daerah Savojbolagh, di Provinsi Alborz, yang berbatasan dengan Provinsi Teheran.
Iran telah melakukan serangan balasan di dalam wilayah Israel, menghantam Tel Aviv, Yerusalem, dan Haifa, di antara target lainnya, dengan rudal balistik dan pesawat nirawak. Kehidupan terhenti di wilayah penduduk karena warga Israel telah menghabiskan waktu berhari-hari di tempat perlindungan bawah tanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).