IHSG Ditutup Melemah 0,43 Persen Ikuti Bursa Asia
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Model produksi berbasis ramah lingkungan mampu meningkatkan nilai komoditas hasil pertanian. Selain memberikan dampak pelestarian model produksi ini juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para petani. Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia secara resmi menjalin kerja sama dengan Supa Surya Niaga. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Model produksi berbasis ramah lingkungan mampu meningkatkan nilai komoditas hasil pertanian. Selain memberikan dampak pelestarian model produksi ini juga memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para petani.
Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia secara resmi menjalin kerja sama dengan Supa Surya Niaga, perusahaan yang semisirkular dalam memperkuat peningkatan standar komoditas rempah untuk pasar domestik dan internasional.
Koordinator GEF SGP Indonesia Sidi Rana Manggala menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya Supa Surya Niaga sebagai offtaker memiliki visi yang sama dalam mendorong ekonomi sirkular. Melalui kerja sama itu, nantinya tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas dan nilai komoditas, tetapi juga memastikan pasar yang jelas bagi produk yang dihasilkan dengan praktik berkelanjutan.
BACA JUGA: Kelestarian Air Jadi Tanggung Jawab Bersama
"Ini akan memberikan insentif yang kuat bagi petani untuk terus mengadopsi model produksi yang ramah lingkungan sehingga berdampak bagi ekonomi dan ekologi,” ujarnya.
Fokus utama pengelolaan komoditas akan diarahkan pada penerapan skema keamanan pangan FSSC 22000. Hal itu untuk menjamin keamanan produk pangan secara menyeluruh, mulai dari tahap produksi di tingkat petani hingga proses distribusi dan konsumsi.
Ppara petani akan menerima sosialisasi dan pelatihan komprehensif mengenai persyaratan dan praktik terbaik dalam skema keamanan pangan FSSC 22000. Petani yang telah berhasil mengadopsi dan memenuhi standar telah ditetapkan akan memiliki kesempatan untuk memasok hasil panen mereka kepada PT Supa Surya Niaga.
Owner Supa Surya Niaga, Kris Supa sepakat pentingnya sinergi antara pelestarian lingkungan dan pengembangan ekonomi. Komoditas pertanian yang diproduksi secara organik memiliki potensi yang sangat besar di pasar global. "Kemitraan ini memungkinkan kami untuk mendapatkan akses ke komoditas yang diproduksi secara organik dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial," katanya.
Sebagai upaya untuk menjamin praktik pertanian dan perdagangan yang bertanggung jawab. Pihaknya mendorong berbagai sertifikasi hijau melalui sertifikasi organik yang fokus pada standar produksi yang ramah lingkungan. Kemudian sertifikasi fairtrade berfokus pada kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan para petani dan pekerja yang terlibat dalam produksi.
"Harapannya, kerja sama ini dapat menjadi model kolaborasi yang efektif dalam menghubungkan upaya pelestarian lingkungan dengan permintaan pasar, mendorong adopsi prinsip ekonomi sirkular," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup turun 26,16 poin atau 0,43 persen ke 6.121,70 pada Selasa (29/9/2026), mengikuti pelemahan bursa Asia.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.