Hizbullah Klaim Luncurkan 20 Serangan ke Tentara Israel
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Kawasan di wilayah Jawa Tengah dan DIY mulai dari Merapi Merbabu hingga Menoreh telah ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO. Sebagai salah satu komitmen untuk menerapkan keseimbangan antara ekologi, ekonomi dan sosial, sebuah event bertajuk BiosfeRun 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com JOGJA—Kawasan di wilayah Jawa Tengah dan DIY mulai dari Merapi Merbabu hingga Menoreh telah ditetapkan sebagai cagar biosfer oleh UNESCO. Kawasan ini menjadi konservasi keanekaragaman hayati, pembangunan berkelanjutan untuk masa depan.
Oleh karena itu pengelolaan sumber daya alam mengedepankan keselarasan antara konservasi dan ekonomi. Sebagai salah satu komitmen untuk menerapkan keseimbangan antara ekologi, ekonomi dan sosial, sebuah event bertajuk BiosfeRun 2025 digelar Kementerian Pariwisata melalui Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BOB).
"Kegiatan sport tourism ini menjadi salah satu sosialisasi karena kawasan Menoreh baik di wilayah Jawa Tengah dan Kulonprogo [DIY] telah ditetapkan sebagai cagar biosfer [sejak 2020]," kata Direktur Keuangan, Umum Komunikasi Publik BOB Yusuf Hartanto Kamis (2/10/2025).
BACA JUGA: Pasar Induk Godean Bakal Dilengkapi Foodcourt Menghadap Bukit Menoreh
Melalui kegiatan tersebut masyarakat khususnya peserta bisa mengetahui bahwa kawasan tersebut menjadi salah satu cagar biosfer yang harus dilestarikan. Oleh karena itu konsep yang diangka yang erat kaitannya dengan ekologi. Di sisi lain, melalui sport tourism bisa menjadi salah satu momentum untuk pemberdayaan masyarakat.
"Karena dengan adanya event, homestay di sekitar sana juga ada tamu, kemudian kulinernya juga laku. Karena ini melibatkan masyarakat lokal. Kegiatan ini akan digelar pada 19 Oktober 2025 mendatang," ujarnya.
Race Director Biosferun Rostian Gamanda menambahkan tren sport tourism lewat olahraga lari saat ini memang sedang banyak diminati. Menurutnya Biosfer Run ini menjadi salah satu trail run dengan rute pengunungan sehingga ada naik dan turun perbukitan. Ia akan mendorong event ini ke depan bisa masuk kalender trail run dunia.
"Sehingga dalam pelaksanaan akan disesuaikan dengan regulasi ITRA [International Trail Running Association], bahwa peserta yang menyelesaikan kategori 30K akan mendapatkan dua poin. Jadi poin ini bisa menjadi porto folio peserta ketika akan mengikuti trail run dengan kategori lebih tinggi. Kategor lain ada 7 kilometer dan 15 kilometer," ujarnya.
Direktur Pemasaran Pariwisata Harfiansa Bimatara menambahkan secara umum rute lari tersebut start dan finish di Lapangan Desa Pagerharjo, Kulonprogo. Kemudian akan melewati sejumlah rute pegunungan dengan tanjakan dan turunan cukup ekstrem mencakup wilayh Kulonprogo, Magelang dan Purworejo.
"Kegiatan ini wujud komitmen kami dalam menerapkan ekologi, ekonomi, dan sosial secara berimbang. Selaras dengan Program Unggulan Kementerian Pariwisata 2025, kami menghadirkan acara bertaraf global yang tetap menumbuhkan ekonomi lokal dan menjaga lingkungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hizbullah mengklaim melakukan 20 operasi militer terhadap tentara Israel di Lebanon selatan sebagai respons pelanggaran gencatan senjata.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.