Kejagung Periksa Tiga Saksi Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka Febrie Adriansyah. Enam saksi akan dipanggil ulang.
Lion Air - Bisnis.com
Harianjogja.com, PADANG—Maskapai penerbangan untuk memberangkatkan jemaah calon haji kini tidak lagi dimonopoli maskapai tertentu. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyampaikan maskapai Lion Air sudah siap untuk memberangkatkan jamaah calon haji Embarkasi Padang ke Tanah Suci pada musim haji 1446 Hijriah.
"Kami telah melaksanakan dua kali pertemuan dengan pihak Lion Air dan mereka menyatakan sudah siap untuk memberangkatkan calon haji Embarkasi Padang," kata Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumbar Mahyudin di Padang, Minggu.
Lion Air mempersiapkan satu pesawat dengan kapasitas 420 penumpang ditambah tiga petugas haji. Kapasitas itu lebih besar dibandingkan pada musim haji sebelumnya yang untuk 393 penumpang untuk sekali penerbangan.
"Artinya, ini lebih besar pesawatnya dan berdasarkan informasi yang kami peroleh, pesawat yang digunakan itu usianya paling tinggi 10 tahun," ujar Mahyudin.
Secara umum, pada musim haji 2025 Lion Air menyiapkan tiga pesawat untuk memberangkatkan jamaah calon haji, masing-masing satu pesawat untuk Embarkasi Padang dan Embarkasi Banjarmasin serta satu untuk cadangan bila pesawat utama mengalami kendala.
Ia mengakui banyak pertanyaan dari calon haji terkait penerbangan menggunakan Lion Air. Kemenag telah menjelaskan bahwa hal itu merupakan kebijakan Menteri Agama agar pemberangkatan musim haji tidak dimonopoli hanya oleh Garuda dan Saudi Arabia Airline saja.
"Jadi ini memberi kesempatan juga kepada maskapai lain dan yang memenuhi kriteria yang ditetapkan Kemenag dan Kementerian Perhubungan selain Garuda dan Saudi Arabia Airline, ialah Lion Air," jelasnya.
Terkait adanya persepsi tertentu tentang Lion Air di masyarakat termasuk keterlambatan keberangkatan atau delay, ia memastikan tidak akan terjadi efek domino sebagaimana penerbangan domestik.
Sebab, Lion Air menggunakan satu pesawat untuk beberapa rute penerbangan domestik yang terkadang menyebabkan delay. Sementara untuk pemberangkatan haji, maskapai itu menyiapkan satu pesawat untuk penerbangan bolak-balik.
"Ini beda dengan penerbangan domestik. Satu pesawat untuk bolak-balik. Misal, berangkat kloter pertama lalu pulangnya pesawat kosong. Lalu berangkat kloter kedua dan pulangnya kosong. Begitu seterusnya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam penyidikan kasus dugaan TPPU dengan tersangka Febrie Adriansyah. Enam saksi akan dipanggil ulang.
PSIM Jogja merekrut Adrian Dalmau, eks pemain akademi Real Madrid yang diproyeksikan mempertajam lini depan pada musim 2026/2027.
Sekolah Rakyat Kulonprogo mulai beroperasi pada 31 Juli 2026 meski pembangunan fisik belum sepenuhnya rampung.
PBB mencatat tingkat kelaparan global menurun pada 2025, tetapi target Nol Kelaparan 2030 masih menghadapi berbagai tantangan.
Investasi di Gunungkidul pada semester pertama 2026 mencapai Rp487,66 miliar atau 56,8% dari target investasi tahun ini.
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.