IHSG Anjlok 1,72 Persen, Tertekan Bursa Global dan Saham Teknologi
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Salah satu truk modifikasi yang berkonvoi di depan Balai Kota Jogja. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, , KARANGANYAR—Polres Karanganyar menyatakan mulai Senin (24/3/2025) hingga Selasa (8/4/2025), truk dilarang beroperasi baik di jalan raya maupun jalan tol, kecuali truk membawa kebutuhan pokok dan bahan bakar.
Larangan tersebut untuk memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2025. Kebijakan terkait larangan operasional truk sudah disosialisasikan jajaran Polres Karanganyar kepada pengemudi truk pada Sabtu (22/3/2025) malam.
Kapospam Exit Tol Kebakkramat, AKP Anggoro Wahyu, mengatakan aparat melaksanakan patroli untuk memberikan sosialisasi larangan truk sumbu tiga dan lebih melintas di jalan raya maupun tol mulai Senin (24/3/2025).
BACA JUGA: Menhub Sebut Tak Ada Larangan Operasional Truk Saat Lebaran, Ini Syaratnya
Larangan truk lewat di jalan dan tol ini dalam rangka mendukung kelancaran dan keamanan arus lalu lintas selama Operasi Ketupat Candi 2025 termasuk di Karanganyar. "Kami ingatkan ke pengemudi truk bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para sopir terkait aturan yang berlaku selama Operasi Ketupat Candi 2025," katanya, Minggu (23/3/2025).
Kapospam AKP Anggoro Wahyu menyampaikan mulai 24 Maret hingga 8 April 2025, truk sumbu tiga dan lebih tidak diperbolehkan beroperasi di jalan raya maupun tol. Para sopir diminta untuk segera melaporkan kepada perusahaan tempat bekerja agar dapat menyesuaikan jadwal pengiriman barang.
Selain itu, Kapospam juga mengingatkan para sopir untuk tetap waspada selama berkendara. "Apabila merasa mengantuk, jangan ragu untuk beristirahat di rest area terdekat. Keselamatan adalah prioritas utama karena keluarga menunggu di rumah," ungkapnya.
AKP Anggoro Wahyu menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan. Operasi Ketupat Candi 2025 bertujuan menciptakan situasi mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, ia memohon kerja sama dari semua pihak, termasuk para sopir truk, untuk mematuhi aturan ini.
Guna memastikan kelancaran dan kesuksesan Operasi Ketupat Candi 2025, Waka Ops Polres Karanganyar Kompol Mardiyanto bersama Karendalops Polres Karanganyar Kompol Dudi Pramudia melaksanakan pengecekan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pospam).
BACA JUGA: Truk Pengangkut Tanaman Hias Terguling di Tanjakan Seropan Dlingo
Lokasi yang dicek yakni Exit Tol Kebakkramat, Pospam Terpadu Alun-Alun Karanganyar, dan Exit Tol Klodran. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan seluruh Pospam telah dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti alat komunikasi, perlengkapan pengamanan, hingga layanan publik seperti posko kesehatan dan informasi.
Keberadaan Pospam diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik maupun masyarakat yang merayakan Idulfitri di Kabupaten Karanganyar. "Pengecekan ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Candi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Espos
IHSG melemah 1,72% ke 5.896,13 dipicu tekanan bursa global dan saham teknologi, investor tunggu data ekonomi domestik.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.
Hasil kualifikasi Moto3 Belanda 2026 menempatkan Veda Ega Pratama di posisi ketujuh setelah lolos dari Q1. Maximo Quiles merebut pole position.
Pemkab Temanggung merintis program SMP negeri gratis mulai 2027 dengan bantuan Rp300 ribu per siswa sebagai langkah menuju pendidikan gratis.
Gelombang panas Jerman memicu suhu hingga 41,3 derajat Celsius. Otoritas memperingatkan risiko kesehatan dan gangguan transportasi.
Program RTLH Kulonprogo 2026 memasuki tahap pembangunan. Sebanyak 180 rumah dibangun, progres fisik mencapai 25 persen tanpa terdampak efisiensi anggaran.