Selundupkan 1,3 Ton Ketamin, 8 Awak MV King Sun Jadi Tersangka
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba didampingi Ibu Negara Yoshiko Ishiba menabur bunga di pusara para prajurit asal Jepang yang ikut berjuang dalam Perang Kemerdekaan Indonesia pada 1948-1949.
Harianjogja.com, JAKARTA—Perdana Menteri (PM) Jepang Shigeru Ishiba didampingi Ibu Negara Yoshiko Ishiba menabur bunga di pusara para prajurit asal Jepang yang ikut berjuang dalam Perang Kemerdekaan Indonesia pada 1948-1949.
Prosesi tabur bunga itu dilakukan di pusara Eto Shichio alias Jacob, Ishi Yoshinami alias Satria, Goro Yamano alias Abdul Madjid, Moch Toha Nishimura, dan Takashikomatsu Usman di area pemakaman khusus tentara Jepang yang kini berada di Taman Makam Pahlawan (TMP), Kalibata, Jakarta Selatan, Sabtu.
"Mereka itu ikut perang gerilya 1 dan gerilya 2 sekitar 1948-1949, makanya dianugerahkan Bintang Gerilya," kata putra ketiga Eto Shchio, Heru Eto, dijumpai ANTARA di TMP Kalibata.
BACA JUGA : Bertemu Delegasi Bisnis Jepang, Presiden Prabowo: Kami Menghargai
Dalam kesempatan itu, Heru menjelaskan riwayat diraihnya Bintang Gerilya oleh sang ayah serta beberapa pahlawan asal Jepang lainnya yang kini dimakamkan di TMP Kalibata. Ia mengungkapkan bahwa saat itu ratusan prajurit Jepang memilih bertahan di Indonesia dan bergabung dengan pasukan TNI untuk melawan Belanda setelah Jepang menyerah pada Sekutu.
“Dari sekitar 900 prajurit yang bertahan, sebagian besar gugur di medan perang. Yang kembali ke Jepang hanya 45 orang,” ujarnya.
Heru menjelaskan para prajurit tersebut memiliki pengalaman militer yang lebih dulu, sehingga ditempatkan di garis depan dalam medan pertempuran. Sang ayah berjuang bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) melawan pasukan Belanda selama perang kemerdekaan.
Ia mengatakan bahwa saat itu ada banyak dari tentara Jepang yang memilih menetap di Indonesia dengan berbagai alasan. Sebagian menikah dengan warga lokal, sementara yang lain menolak kembali ke Jepang, karena tidak ingin tunduk pada Belanda. Dari total 903 prajurit yang terlibat dalam perang, kata Heru, 235 orang dianugerahi Bintang Gerilya atas jasa mereka di medan tempur dan dimakamkan di TMP Kalibata.
“Setelah perang berakhir, mereka yang selamat memulai hidup baru di Indonesia. Sebagian bekerja sebagai juru bahasa, membuka usaha, hingga mendirikan bengkel,” katanya.
Kini, banyak dari mereka yang telah meninggal dunia dan dimakamkan di TMP Kalibata. Heru menegaskan bahwa jasa mereka dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia diakui melalui penghargaan Bintang Gerilya yang diberikan kepada mereka dan keluarganya.
Bagi Heru, agenda Tabur bunga yang dilakukan oleh Perdana Menteri Jepang di sela kunjungan resmi di Indonesia pada 10-11 Januari 2025, menjadi simbol penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bareskrim menetapkan delapan awak MV King Sun sebagai tersangka penyelundupan 1.298 kg ketamin di perairan Tanjung Berakit.
Gelombang tinggi kembali menyumbat aliran air di Sanden dan Kretek, Bantul. Sekitar 55 hektare lahan pertanian kembali tergenang.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.