Bansos Beras 30 Kg Cair Oktober 2026, Cek NIK Penerima
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Peter Magyar resmi jadi Perdana Menteri Hungaria dan mengakhiri kekuasaan Viktor Orban setelah 16 tahun memimpin negara itu. /Antara.
Harianjogja.com, JOGJA—Peter Magyar resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Hungaria setelah mengucapkan sumpah jabatan di parlemen pada Sabtu (9/5/2026). Pergantian kepemimpinan ini sekaligus menutup era panjang Viktor Orban yang memimpin Hungaria selama 16 tahun.
Pelantikan Peter Magyar berlangsung setelah Partai Tisza yang dipimpinnya memenangkan pemilu legislatif bulan lalu dengan hasil telak. Partai tersebut berhasil menumbangkan Partai Fidesz berhaluan nasionalis-populis yang selama ini dipimpin Viktor Orban.
Dominasi Partai Tisza di parlemen terbilang sangat kuat. Mereka menguasai dua pertiga dari total 199 kursi legislatif, sehingga memberi ruang besar bagi pemerintahan baru untuk mengubah maupun membatalkan berbagai kebijakan peninggalan Orban.
Peter Magyar memasuki gedung parlemen bersama para anggota partainya yang kini menguasai 141 kursi parlemen. Sementara itu, koalisi Fidesz-KDNP pimpinan Viktor Orban mengalami penurunan drastis dengan hanya memperoleh 52 kursi. Adapun enam kursi lainnya ditempati Partai Mi Hazank atau Gerakan Tanah Air Kami.
Presiden Hungaria, Tamas Sulyok, sebelumnya telah meminta Peter Magyar membentuk pemerintahan baru setelah kemenangan besar Partai Tisza pada pemilu April lalu, sebagaimana dilaporkan harian Magyar Nemzet.
Sulyok menyebut rakyat Hungaria telah “menyatakan kehendak mereka” dan memberikan kepercayaan kepada Partai Tisza untuk memimpin pemerintahan negara tersebut.
Seluruh 199 anggota parlemen bersama 11 juru bicara kelompok minoritas juga telah menyerahkan kredensial sebelum prosesi pengambilan sumpah jabatan digelar di parlemen Hungaria.
Dalam pidato awal pemerintahannya, Peter Magyar menegaskan agenda utama yang akan dijalankan ialah memberantas korupsi serta memperjuangkan pencairan dana Uni Eropa yang selama ini dibekukan akibat persoalan supremasi hukum dan dugaan korupsi di Hungaria.
“Tugas yang paling penting saat ini adalah menghentikan korupsi dan membawa pulang dana EU,” kata Magyar.
Pemerintahan baru Peter Magyar juga dipandang akan membuka babak baru hubungan Hungaria dengan Uni Eropa setelah ketegangan berkepanjangan selama masa pemerintahan Viktor Orban.
Dalam sidang parlemen yang sama, anggota legislatif turut memilih ketua parlemen baru. Agnes Forsthoffer yang diajukan Partai Tisza akhirnya terpilih menduduki posisi tersebut, memperkuat dominasi politik kubu Peter Magyar di parlemen Hungaria.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.