Dinonaktifkan, Febrie Adriansyah Masih Terima 50% Gaji Pokok
Kejagung menyebut Febrie Adriansyah masih menerima 50% gaji pokok setelah dinonaktifkan sementara sebagai jaksa dan menjadi tersangka.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto (tengah), Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat (kanan) saat konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (22/5/2024). (ANTARA/HO-PDIP)
Harianjogja.com, JAKARTA — PDI Perjuangan (PDIP) memastikan tidak akan mengundang Presiden Prabowo Subianto dalam acara Hari Raya Ulang Tahun (HUT) ke-52.
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat mengatakan alasannya tak undang Prabowo lantaran pihaknya memang tidak mengundang perwakilan pemerintah.
"Terkait undangan, HUT partai ini karena acara sederhana kita tidak mengundang wakil pemerintah, kita tidak mengundang Pak Prabowo misalnya," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Kamis (9/1/2025).
Djarot menambahkan Ketum Gerindra itu baru akan diundang dalam agenda kongres PDIP. Pasalnya, dia memandang agenda HUT PDIP merupakan acara internal partai.
"Karena acara HUT partai itu untuk internal partai kita, sebagai media kita untuk melakukan introspeksi dan perbaikan diri, serta merancang berbagai macam kegiatan yang langsung menyentuh kepada rakyat," tambahnya.
Adapun, Djarot mengemukakan bahwa ulang tahun partai berlogo banteng itu akan digelar secara sederhana di sekolah PDIP, di Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Jumat (10/1/2025).
BACA JUGA: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Akan Hadiri Pemanggilan KPK 13 Januari 2025
Djarot juga menjelaskan bahwa alasannya menggelar acara HUT yang sederhana lantaran kondisi ekonomi bangsa juga tidak sedang baik-baik saja.
"Kalau kita hadapkan HUT partai yang mewah begitu, itu akan menyakiti hati rakyat. Jadi penuh dengan kesederhanaan, tapi secara bermakna dan ideologis," ujar Djarot.
Sebagai informasi, perayaan HUT PDIP dengan teka Satyam Eva Jayate bakal dimulai pada 13.00 WIB. Sebagai pembukaan, PDIP bakal menampilkan kebudayaan di halaman Sekolah Partai.
Lalu, acara dilanjutkan dengan mendengarkan pidato politik dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri hingga membagikan 150 tumpeng ke masyarakat di lokasi perayaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kejagung menyebut Febrie Adriansyah masih menerima 50% gaji pokok setelah dinonaktifkan sementara sebagai jaksa dan menjadi tersangka.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.
Tujuh tentara AS dilaporkan tewas dalam bentrokan di USS Abraham Lincoln. Insiden disebut dipicu stres akibat perang berkepanjangan.
Satpol PP Bantul menemukan 2.704 batang rokok ilegal di dua warung di Sanden dalam operasi bersama Bea Cukai Yogyakarta.
Tim SAR masih mencari lima penumpang KMP Putri Yasmin yang belum ditemukan setelah kapal terbakar di Selat Lombok, NTB.