Mahasiswa Tak Daftar Ulang 60 Ribu? Kemdiktisaintek Beri Klarifikasi
Kemdiktisaintek menegaskan isu 60 ribu mahasiswa tak daftar ulang merupakan data SNPMB 2025, bukan penerimaan mahasiswa baru 2026.
Menkominfo Budi Arie Setiadi - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Posisi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) akan diisi oleh kandidat praktisi media massa populer di Indonesia paling lama dua hari ke depan.
Hal itu dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (14/8/2024), menjawab pengunduran diri Usman Kansong dari jabatan Dirjen IKP Kemkominfo yang diumumkan sore ini di Jakarta.
"Namanya populer lah, orang media massa juga. Tunggu saja satu, dua hari ke depan," katanya.
Selain dari praktisi media massa nasional, kata Budi, Kemkominfo juga tengah mempersiapkan beberapa kandidat lainnya sebagai cadangan nama mengganti Usman.
"Nanti lagi dibicarakan, ada beberapa kandidat tunggu saja lah. Mereka semuanya dari luar Kemkominfo," katanya.
Saat ditanya terkait alasan Usman Kansong undur diri dari jabatannya, Budi Arie menyebut hal itu dipengaruhi alasan pribadi. "Ada alasan pribadi. Tanya beliau," katanya.
BACA JUGA: Kasus Paskibraka Lepas Jilbab, Ini Respons Pemda DIY
Kekosongan jabatan Dirjen IKP dalam beberapa hari ke depan, dipastikan Budi Arie tidak akan mempengaruhi kinerja instansi yang ia pimpin.
Sebelumnya diberitakan, Usman Kansong secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Dirjen IKP Kemkominfo setelah tiga tahun lebih mengabdi.
"Saya mengundurkan diri dari posisi Dirjen IKP Kementerian Kominfo per 13 Agustus, saya akan melakukan kerja-kerja komunikasi publik dari luar pemerintahan," katanya di dalam konferensi pers yang dilangsungkan di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Rabu.
Usman Kansong dipercaya memegang jabatan sebagai Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kemkominfo sejak Agustus 2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemdiktisaintek menegaskan isu 60 ribu mahasiswa tak daftar ulang merupakan data SNPMB 2025, bukan penerimaan mahasiswa baru 2026.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.
SPMB 2026 di Kulonprogo menyisakan banyak sekolah kekurangan siswa. Regrouping SD dinilai mendesak, namun masih menghadapi penolakan masyarakat.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan hak banding Nadiem Anwar Makarim tetap berlaku meski hakim tidak menanyakan sikap atas putusan sidang.
Pemkot Jogja menyiapkan penerapan Malioboro full pedestrian secara bertahap melalui uji coba, evaluasi akses warga, dan pemasangan portal.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Langkat terkait dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Perkim.