Kasus ISPA Tembus 151.000, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Grace Natalie/Bisnis-Aziz R
Harianjogja.com, JAKARTA—Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI, Grace Natalie membantah bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara tergesa-gesa.
Hal ini disampaikannya untuk menjawab sorotan dari Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat terkait pembangunan IKN yang dinilai terlalu dipaksakan.
"Kemarin Pak Djarot Saiful Hidayat mengatakan ke media, proyek IKN merupakan kebijakan yang terlalu dipaksakan dan dibuat tergesa-gesa. Silakan Pak Djarot datang sendiri ke IKN. Kalau hanya melihat dari jauh, sangat mungkin tidak akurat. Bahaya, banyak info menyesatkan. Hati-hati, bisa kepleset," katanya kepada wartawan, Jumat (12/7/2024).
BACA JUGA: SYL Divonis 10 Tahun, Sidang Ricuh Peranti Jurnalis Jadi Korban
Menurut Grace, pemerintah tak pernah ‘kesusu’ dalam membangun Ibu Kota yang berada di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur itu. Bahkan, dia mengklaim proyek IKN sudah dikerjakan dengan cermat dan sesuai prosedur.
Oleh sebab itu, Grace menyebut bahwa rencana peringatan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 RI pada 17 Agustus mendatang pun mendekati siap untuk dilakukan.
"Seluruh prosedur dilalui, tidak ada yang dilewati. Untuk peringatan HUT RI, semua sudah mendekati siap. Termasuk infrastruktur dasar seperti air minum, kelistrikan, dan akses jalan," ucapnya
BACA JUGA: Ekonom Indef Usul Agar Kabinet Prabowo Tak Terlalu Gemoy, Ini Dampaknya
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu melanjutkan bahwa perayaan HUT Ke-79 RI di IKN juga ingin menunjukkan wajah baru Indonesia kepada masyarakat, sehingga wajar pemerintah akan membangun IKN sesuai perencanaan.
"IKN adalah wajah Indonesia. Pasti dibuat sebagus mungkin, sesempurna mungkin. Pemerintah tidak akan mempertaruhkan wajah Indonesia," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla tembus 151.000. Kemenkes mengerahkan 1.898 tenaga kesehatan ke tujuh provinsi.
Rusia memperingatkan NATO bahwa aktivitas militer di sekitar Kaliningrad meningkatkan risiko konflik bersenjata langsung.
Dinsos PPPA Kulonprogo menemukan pensiunan ASN menerima bansos. Penerima yang tidak layak diminta sadar dan dapat diganti sesuai kondisi.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
MK menyatakan permohonan hak mempertahankan nomor HP saat berganti operator atau MNP tidak dapat diterima karena dinilai kabur.
Disdik Sleman menyebut laporan SD Negeri Ledoknongko tidak mencantumkan siswa sebagai ABK, berbeda dengan informasi awal kepolisian.