Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Ilustrasi./Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, JAKARTA— Sebelum melaksanakan salat Iduladha, umat muslim dianjurkan untuk tidak makan dahulu. Terkait masalah tersebut ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama.
Menurut ulama Syafiiyah, seseorang dianjurkan tidak makan atau imsak sebelum melaksanakan salat Iduladha, baik dia mau berkurban atau tidak.
Anjuran tersebut tidak berkaitan dengan kurban, melainkan berkaitan dengan pelaksanaan salat Iduladha.
BACA JUGA: Ini Pesan Wapres Makruf Amin pada Peringatan Iduladha 2024
Oleh karena itu, menurut ulama Syafiiyah, selama seseorang hendak melaksanakan salat Iduladha, baik dia mau berkurban atau tidak, maka dia terkena anjurna ini.
Dia dianjurkan untuk tidak makan sebelum melaksanakan shalat Iduladha, baik dia mau berkurban atau tidak.
Dilansir dari laman Kemenag, Nabi Saw tidak keluar menuju lapangan di hari Idulfitri hingga beliau makan dulu. Dan beliau tidak makan di hari Iduladha hingga beliau selesai melaksanakan salat.
Teks hadis ini menunjukkan bahwa Nabi Saw tidak makan di hari Iduladha hingga beliau shalat. Karena itu, ulama Syafiiyah mengaitkan anjuran tidak makan di hari Iduladha dengan pelaksanaan shalat Iduladha, bukan dengan kurban.
Dilansir dari NU online, kesunahan makan setelah salat Iduladha, karena sedekah dalam Hari Raya Iduladha sunah dilaksanakan setelah salat Iduladha.
Hal ini dibuktikan dengan penyembelihan hewan kurban tidak dilaksanakan sebelum salat Iduladha tetapi setelahnya.
"Begitu pula dalam Iduladha kita disunahkan untuk membersamai makan setelah salat Iduladha, setelah hewan disembelih, kemudian dagingnya diberikan kepada fakir miskin," ujar Ustadz Ahmad Muntaha.
"Di situlah kita disunahkan untuk membersamai mereka ketika mendapatkan bagian dari hewan kurban yang disumbangkan oleh sebagian Muslim yang berkurban," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M