China Luncurkan Shenzhou-23, Astronot Disiapkan Setahun di Orbit
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.
Dampak gempa bumi - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GARUT—Empat orang mengalami luka dan sudah mendapatkan perawatan medis akibat tertimpa material bangunan saat terjadi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 di Barat Daya Garut, Jawa Barat, Sabtu (27/4/2024) tengah malam.
"Orang terluka ada empat orang, tapi sudah ditangani di puskesmas, dan semuanya luka ringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Minggu (28/4/2024)
Ia menuturkan guncangan gempa bumi yang terjadi Sabtu (27/4) tengah malam yang berlangsung cukup lama dan dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Garut.
Tim dari BPBD bersama jajaran instansi lainnya, kata dia, langsung melakukan pemantauan daerah untuk mengetahui dampak bencana tersebut, dan diketahui ada warga yang mengalami luka.
Ia menyebutkan warga yang mengalami luka yakni dua orang dewasa dan anak di Kecamatan Pameungpeuk, korban luka di daerah lainnya satu orang di Kecamatan Cisompet, lalu satu warga di Kecamatan Singajaya, saat ini sudah mendapatkan penanganan medis dan diperbolehkan pulang.
Selain korban luka-luka, kata dia, ada juga rumah warga sebanyak 41 rumah rusak, kemudian kerusakan juga terjadi pada bangunan Rumah Sakit Umum Daerah Pameungpeuk.
"Untuk data sementara ada laporan 41 rumah rusak, fasilitas kesehatan yaitu Rumah Sakit Pameungpeuk," katanya.
BACA JUGA: 25 Rumah dan 1 Rumah Sakit Rusak Dampak Gempa Garut
Wakil Kepala Kepolisian Resor Garut Kompol Dhoni Erwanto menambahkan, jajarannya sudah menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan, pendataan, dan mitigasi bencana untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa.
"Kami juga sudah menyiapkan satu unit mobil untuk air bersih, tenda darurat dan bantuan lainnya yang siap meluncur ke daerah yang membutuhkan," katanya.
Ia menyebutkan seluruh personel juga diterjunkan untuk melakukan patroli mengecek semua daerah untuk memastikan kondisi lingkungan masyarakat setelah terjadi gempa bumi, dan dipastikan tidak ada korban jiwa.
"Untuk Korban jiwa sampai saat ini tidak ada, kami masih melakukan patroli di seluruh wilayah Garut untuk membantu korban pascagempa dan menjaga situasi tetap kondusif," katanya.
Berdasarkan laporan BMKG bahwa gempa bumi M 6.5 berpusat di laut 151 km barat daya Kabupaten Garut dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami. Guncangan gempa itu dilaporkan cukup kuat dirasakan di sejumlah kota lain seperti Bandung, Pangandaran, Tasikmalaya, dan daerah lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
China meluncurkan Shenzhou-23 dengan misi eksperimen tinggal satu tahun di stasiun antariksa Tiangong di tengah persaingan antariksa dengan AS.
Skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai bisa menjadi jalan bagi SMK untuk keluar dari ketergantungan anggaran dan mulai membiayai pengembangannya sendiri
Polresta Jogja melengkapi berkas kasus dugaan kekerasan anak di daycare Little Aresha dengan 147 saksi dan 13 tersangka.
Pemkab Gunungkidul meminta dispensasi penggunaan solar untuk bus sekolah akibat kenaikan BBM nonsubsidi yang membebani anggaran operasional.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.