9 WNI Flotilla Gaza Ditangkap Israel, Kemlu RI Bergerak
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
Sejumlah mayat ditemukan di beberapa wilayah di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, Jumat (22/3/2024). Lokasi temuan mayat itu dilanda kekerasan hebat dari geng-geng yang berusaha memperluas kendali mereka dalam beberapa pekan terakhir. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah mayat ditemukan di beberapa wilayah di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, Jumat (22/3/2024). Lokasi temuan mayat itu dilanda kekerasan hebat dari geng-geng yang berusaha memperluas kendali mereka dalam beberapa pekan terakhir.
Media lokal melaporkan temuan sekitar 12 mayat, yang sebagian besar terbakar, serta ditemukan di pusat kota Port-au-Prince, di lingkungan Delmas dan Petion-Ville, sebuah kawasan orang-orang kaya di pinggiran ibu kota. Otoritas telah memastikan setidaknya 30 mayat ditemukan dalam waktu kurang dari sepekan di daerah perbukitan ibu kota.
BACA JUGA : Haiti Berkecamuk, FBI Turun Mencari Penculik Belasan Misionaris
Pada Kamis (21/3/2024) malam, terjadi beberapa pertikaian antara geng bersenjata dengan aparat kepolisian, yang menyebabkan kematian pemimpin gen Ti Greg, yang melarikan diri dari penjara pada 2 Maret lalu.
Sementara mayat yang ditemukan pada Jumat dilaporkan adalah orang-orang yang menemani Ti Greg, dan tewas dalam bentrokan tersebut, yang kemudian dibakar warga sipil. Foto Ernst Julme alias Ti Greg yang memimpin komplotan Delmas 95 telah beredar di media sosial.
Dalam tiga pekan terakhir, ibu kota Haiti telah dilanda gelombang kekerasan geng, yang menyebabkan kelangkaan pangan parah, menurut Perserikatan Bangsa-bangsa.
Geng-geng bersenjata berat mengobarkan perang dengan kelompok kriminal bersenjata lainnya serta polisi dan mereka telah memblokade pelabuhan dan mengepung bandara internasional Port-au-Prince.
Sekitar 1,4 juta warga Haiti “selangkah lagi menuju kelaparan,” ungkap Ulrika Richardson, Koordinator Kemanusiaan PBB di Haiti. Meningkatnya kekerasan di pusat kota Port-au-Prince juga menyebabkan banyak rumah sakit tutup.
Kelompok bersenjata berat telah bergerak maju ke daerah-daerah baru di ibu kota, di mana lebih dari 33.000 orang telah melarikan diri dalam 15 hari terakhir, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi.
“Serangan dan ketidakamanan yang meluas memaksa semakin banyak orang meninggalkan ibu kota untuk mencari perlindungan di provinsi-provinsi, mengambil risiko melakukan perjalanan melalui jalan-jalan yang dikendalikan oleh geng-geng,” kata Richardson, menggambarkan ketegangan sehari-hari, suara tembakan, kekerasan seksual dan ketakutan. meningkat di seluruh ibu kota.
BACA JUGA : Piala Dunia Wanita 2023 Bakal Ramai, 650.000 Tiket Sold Out
Perdana Menteri Haiti Ariel Henry, yang terdampar di Puerto Rico karena meningkatnya kekerasan di negaranya, pekan lalu mengumumkan pengunduran dirinya setelah dewan transisi presiden terbentuk. Serangan geng dimulai pada 29 Februari, ketika Henry berada di Kenya menandatangani perjanjian untuk mendorong penempatan pasukan polisi Kenya yang didukung PBB di negara tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.