Stok Pertalite Turun Jadi 16 Hari, Pemerintah Diminta Mulai Waspada
Stok Pertalite turun dari 20–23 hari menjadi 16–18 hari. Pengamat mendesak pemerintah memperkuat cadangan dan mengawasi penyaluran BBM.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapal berisi sembilan nelayan yang berlayar pantai selatan Kota Tongyeong di Korea Selatan tenggelam pada Sabtu (9/3/2024). Dua di antaranya ditemukan tak sadarkan diri dan tujuh orang hilang. Sebagian besar nelayan adalah warga negara Indonesia (WNI).
Sebanyak sembilan anggota kru, termasuk tujuh Warga Negara Indonesia, berada di dalamnya ketika kapal seberat 29 ton terbalik pada pagi hari di perairan yang terletak sejauh 68 kilometer di selatan pulau daerah Tongyeong, Provinsi Gyeongsang Selatan, demikian lapor Yonhap News mengutip petugas Patroli Pantai.
Baca Juga
Perahu Hantam Tebing Saat Cuaca Berkabut di Gunungkidul, 1 Nelayan Meninggal Dunia
Kapal Wisata Jenis Phinisi Tenggelam di Pantai Pink Pulau Komodo
Kapal Berpenumpang 28 Orang Hilang Kontak di Perairan Mamuju
Dua anggota kru ditemukan tidak sadarkan diri di dalam kapal dan telah dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, operasi pencarian anggota lainnya masih dilakukan.
Otoritas Korea Selatan belum memberikan informasi tambahan mengenai kewarganegaraan dua kru lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Stok Pertalite turun dari 20–23 hari menjadi 16–18 hari. Pengamat mendesak pemerintah memperkuat cadangan dan mengawasi penyaluran BBM.
Persebaya ditahan PSS Sleman 2-2 di Stadion GBT. Bernardo Tavares kecewa gagal meraih tiga poin dan Ernando Ari menyampaikan belasungkawa.
Kerusuhan Prancis pada 17 Oktober berdampak pada 1.500 gerai ritel, dengan kerugian sektor perdagangan diperkirakan ratusan juta euro.
Palangka Raya memperpanjang status darurat karhutla hingga 9 November 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan terdampak kabut asap.
Paus Leo XIV kembali tampil di Vatikan setelah operasi paru-paru. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru-paru.
Polda Jabar membongkar pabrik Tramadol dan Heximer ilegal di Bandung yang mampu memproduksi 8 juta butir obat per hari.