Mutasi Besar Kejagung Sentuh 90 Kajari se-Indonesia
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
Nyamuk - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkolaborasi dengan PT Bio Farma (Bio Farma) dan PT. Takeda Innovative Medicines (Takeda) menargetkan untuk menekan angka kematian demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia menjadi nol pada 2030.
“Untuk dapat menekan angka kejadian dengue di Indonesia, diperlukan pelaksanaan strategi yang menyeluruh dan sistematis. Untuk itu, kami melihat penguatan sistem dan data menjadi kunci yang akan dapat mengantarkan kita kepada tujuan bersama ‘nol kematian akibat dengue’ di tahun 2030. Tapi tentunya hal ini tidak lepas dari perlunya sinergi yang kuat antara berbagai pihak, baik pemerintah, maupun sektor swasta,” ujar Direktur Jenderal Pencegahan Penyakit (P2P) Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, Jumat (12/1/2024)
Kerja sama tersebut di antaranya meningkatkan peran dan kapasitas tenaga kesehatan, komunitas, dan masyarakat melalui kegiatan kampanye “Ayo 3M Plus” dan pelaksanaan vaksin DBD.
Selain itu, kolaborasi juga ditujukan untuk memperkuat pengumpulan dan validasi data persebaran dengue di Indonesia, dan berbagai inovasi guna menurunkan angka kejadian dengue.
Baca Juga
Sepanjang 2023 Hanya Ada 71 Kasus DBD, Turun karena Wolbachia
Hanya ada 36 Kasus DBD di Jogja, Wolbachia Jadi Andalan
DBD di Sleman Capai 128 Kasus, 1 Meninggal Dunia hingga Oktober 2023
Sehubungan dengan hal tersebut, Kemenkes RI telah meluncurkan Aplikasi Sistem Informasi Arbovirosis (SIARVI) pada bulan Februari 2023 lalu, yang ke depannya akan menjadi alat bantu kegiatan pencatatan dan pelaporan kegiatan surveilans dengue dan Arbovirosis lainnya yang dapat menampilkan data real time.
“Seperti yang kita ketahui, sampai saat ini, belum ada obat yang spefisik untuk menyembuhkan dengue. Oleh karena itu, Takeda berkomitmen untuk memerangi dengue dengan membuka akses yang luas terhadap inovasi pencegahan dengue. Dalam hal ini, kami turut menggandeng Bio Farma sebagai mitra, untuk bersama-sama melindungi lebih banyak masyarakat dari bahaya dengue,” kata Presiden Direktur PT Takeda Innovative Medicines Andreas Gutknecht.
Lebih lanjut, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya menyampaikan salah satu kerja sama yang akan dilakukan ke depan adalah program vaksinasi DBD, serupa yang dilakukan akhir 2023 lalu di Kalimantan Timur, salah satu daerah endemik dengue di Indonesia dengan beban yang tinggi.
“Kami sangat antusias menjalankan program yang bersejarah ini, di mana ini merupakan pertama kalinya program vaksinasi untuk DBD dilakukan di Indonesia, dan sebanyak lebih dari 19 ribu dosis kami alokasikan untuk Kalimantan Timur. Kami melihat ini adalah sebuah momentum bagi Indonesia untuk menurunkan angka kasus DBD dan mendekati tujuan nol kematian karena dengue di tahun 2030,” imbuh Shadiq.
Kemenkes RI mencatat, dalam 47 pekan pada 2023 (periode Bulan Januari – November), terdapat 83.302 kasus DBD pada 465 Kab/Kota di 34 Provinsi dengan angka kematian 574 kasus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memutasi 90 Kajari di Indonesia, termasuk pergantian Kajari Jakarta Barat berdasarkan SK tertanggal 29 Juli 2026.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain lokal anyar telah tiba di Sleman dan menjalani MCU. Persiapan tim terus dimatangkan untuk musim kompetisi 2026.
Citilink mengoperasikan 43 pesawat hingga Juni 2026. Dukungan Danantara mendorong transformasi Garuda Indonesia Group dan ekspansi rute.
Komunitas Intelijen AS menyebut China memperoleh data 220 juta pemilih Amerika. Beijing membantah pernah mencampuri pemilu AS.