Groundbreaking PSEL Bali, Pemerintah Bidik Energi Bersih dari Sampah
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
\r\nLee Jae-myung, pemimpin oposisi dari Partai Demokrasi berbaring setelah diserang seorang pria dan melukai lehernya di sebuah konstruksi bandara di Pulau Gadeok, sisi tenggara Busan, Korea Selatan, Selasa (2/1/2024). Newsis via AP-Ha Kyung Min\r\n
Harianjogja.com, ISTANBUL—Seorang pria yang menyerang pemimpin oposisi utama Korea Selatan melakukan hal tersebut untuk mencegah sang politisi menjadi presiden.
Ketua Partai Demokrat Lee Jae Myung selamat setelah ditikam di lehernya di kota pelabuhan Busan bagian selatan saat sedang berbicara dengan wartawan pada Selasa (2/1/2024). Kantor Berita Yonhap melaporkan tersangka pria berusia 67 tahun, Kim, sedang diselidiki atas tuduhan percobaan pembunuhan.
“Tersangka mengatakan dia ingin membunuh korban untuk mencegah dia menjadi presiden dan mengambil mayoritas kursi dalam pemilihan umum mendatang,” kata Kepala Badan Kepolisian Metropolitan Busan, Woo Chul-moon, Rabu (10/1/2024).
Baca Juga
Diserang Menggunakan Pisau, Leher Pemimpin Partai Demokrat di Korea Selatan Mengalami Luka
Militer Korea Selatan Mendeteksi Penembakan Rudal Balistik oleh Korea Utara
Korut Siapkan Pasukannya Hadapi Amerika Serikat
Korea Selatan dijadwalkan mengadakan pemilu legislatif pada April mendatang, sementara pemilihan presiden baru akan digelar pada 2027.
Penyerang juga mengatakan dia marah kepada Lee karena sang politisi itu tidak dihukum dengan adil di tengah persidangannya yang ditunda. "Kim melakukan kejahatan ekstrem karena keyakinan politiknya yang subjektif," kata seorang pejabat kepolisian.
Saat dipindahkan ke kantor kejaksaan, Kim mengatakan kepada wartawan bahwa "Saya telah menimbulkan kekhawatiran. Saya minta maaf."
Polisi mengatakan sebelum serangan itu terjadi, Kim telah menyiapkan catatan yang menyatakan persidangan Lee tertunda karena kekuatan peradilan yang pro-Korea Utara. Ia juga menyatakan tengah berusaha mencegah sang politisi menjadi presiden dan mencegah agar negaranya tidak jatuh ke tangan kekuatan sayap kiri. Polisi Korea Selatan memutuskan untuk tidak mengungkapkan afiliasi partai politik Kim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSEL Bali resmi dibangun dengan target mengolah 1.500 ton sampah per hari, menghasilkan energi listrik dan membuka sekitar 1.200 lapangan kerja hijau.
Kejagung menyiapkan kantor sementara dan pejabat struktural untuk operasional tujuh Kejari baru yang dibentuk melalui Perpres Nomor 40 Tahun 2026.
Kasus kebakaran lahan di Gunungkidul meningkat menjadi 15 kasus selama musim kemarau. Warga diminta tidak membakar sampah sembarangan.
Kuasa hukum Raudi Akmal menilai sejak awal tidak ada dua alat bukti yang cukup usai PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan.
Polresta Jogja mulai memeriksa lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 korban anak.
Sekolah Nasional Terintegrasi mulai berjalan di 17 kabupaten/kota pada tahun ajaran 2026-2027 untuk memperluas pemerataan mutu pendidikan.