Hingga Hari ke-9, Korban Tewas Gempa Jepang 200 Jiwa, 28 Ribu Orang Masih di Penampungan

Newswire
Newswire Selasa, 09 Januari 2024 20:17 WIB
Hingga Hari ke-9, Korban Tewas Gempa Jepang 200 Jiwa, 28 Ribu Orang Masih di Penampungan

Area di Prefektur Ishikawa, Jepang, yang rusak akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,6, Senin (1/1/2024). - ist/NHK

Harianjogja.com, KANAZAWA—Korban tewas gempa dahsyat pada 1 Januari 2024  yang melanda Prefektur Ishikawa dan wilayah sekitarnya di Jepang mencapai 200 jiwa.

Kepolisian setempat telah memulai operasi pencarian skala besar pada Selasa dengan mengerahkan 100 personel di pasar yang hancur di Wajima, di mana kebakaran besar terjadi setelah gempa bermagnitudo 7,6 itu.

Selain korban jiwa, hingga saat ini, lebih dari 28.000 orang masih berlindung di pusat evakuasi di Prefektur Ishikawa. Dilaporkan puluhan orang di antaranya terinfeksi virus corona di tiga lokasi di kota Shika. Selain itu, sekitar 3.300 orang, terutama di Wajima dan kota sebelah Suzu, terisolasi karena jalan putus.

Baca Juga

Fakta Gempa Jepang Diikuti Tsunami Ternyata Pernah Setinggi 55 Meter, Ini Daftarnya

Jepang Kembali Diguncang Gempa, Magnitudo 5,5

Gempa Jepang Magnitudo 7,6, Empat Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Tak hanya itu, lebih dari 80 sekolah, termasuk di Wajima dan Suzu, tidak dapat mengadakan pembelajaran karena fasilitas yang rusak. Di pasar Wajima, sekitar 200 bangunan hancur karena api yang mulai berkobar pada 1 Januari, menurut pemerintah kota setempat dan pemadam kebakaran. Ada banyak bangunan kayu di pasar pagi berusia lebih dari 1.000 tahun itu yang populer di kalangan wisatawan juga rusak.

Korban tewas gempa terkonsentrasi di Wajima dan Suzu. Jumlah korban yang hilang sampai sekarang belum diketahui karena terdapat informasi yang tumpang tindih.

Pada Selasa, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida menyetujui alokasi 4,74 miliar yen (setara Rp512,1 miliar) dari dana cadangan pada anggaran tahun fiskal 2023 untuk mendukung para korban gempa Semenanjung Noto, termasuk langkah-langkah membantu mereka yang terdampak untuk mengatasi cuaca dingin. 

Pemerintah juga berencana meningkatkan dana cadangan yang dialokasikan dalam rancangan anggaran untuk tahun fiskal mulai April dari saat ini 500 miliar yen (setara Rp3,5 triliun) untuk mendanai upaya pemulihan bencana, menurut Kishida.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online