FK-KMK UGM Gelar Summer Course 2026, Bahas Kesehatan Tangguh Bencana
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Pentasyarufan air bersih dilakukan di Tanjungsari Gunungkidul, Giripeni Wates dan Dlingo Bantul pada Jumat-Sabtu(22-23/9/2023) lalu.
JOGJA—Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa wilayah di Yogyakarta telah menghadapi masalah serius terkait pasokan air bersih, terutama selama musim kemarau. Kekeringan yang berkepanjangan telah menyebabkan kelangkaan air bersih, dan masyarakat setempat, terutama mereka yang tinggal di daerah pedesaan, merasakan dampak yang cukup signifikan.
Menanggapi hal tersebut, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tergerak dan peduli dengan memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan dalam upaya penyediaan air bersih di beberapa wilayah Yogyakarta yang mengalami kesulitan pasokan air bersih. Pentasyarufan air bersih dilakukan di Tanjungsari Gunungkidul, Giripeni Wates dan Dlingo Bantul pada Jumat-Sabtu(22-23/9/2023) lalu.
BACA JUGA: Kemarau Masih Panjang, Anggaran Dropping Air di Kapanewon Makin Menipis
Ketua PWA DIY, Widiastuti, S.Ag., MM., merasa prihatin dengan situasi ini dan segera mengambil tindakan nyata untuk membantu masyarakat yang terkena dampak. Mereka bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat untuk memastikan penyediaan air bersih yang memadai. Salah satu langkah konkrit yang diambil oleh PWA DIY adalah menghimpun bantuan paket air bersih dari anggota majelis dan Lembaga di PWA DIY juga masyarakat umum melalui Kantor Layanan Lazismu (KLL) Aisyiyah DIY. Total paket air bersih yang disalurkan berjumlah 148 paket air bersih sekitar 23 juta rupiah. Harapannya Langkah ini dapat membantu mengatasi masalah air bersih di Yogyakarta dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
"Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dalam hal air bersih. Kekeringan adalah masalah serius, dan kami berusaha untuk memberikan solusi yang berkelanjutan. "ungkapnya.
Tindakan yang diambil oleh PWA DIY telah mendapat dukungan dan apresiasi luas dari masyarakat setempat serta pihak berwenang. Mereka berharap bahwa upaya ini dapat menjadi contoh bagi organisasi lain dan masyarakat untuk bersama-sama mengatasi masalah air bersih di masa yang akan datang. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
FK-KMK UGM menggelar Summer Course 2026 bertema sistem kesehatan tangguh bencana yang diikuti 81 peserta dari 11 negara.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 17 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut PIP telah menyalurkan pembiayaan Rp65 triliun kepada 14,9 juta pelaku UMKM hingga Juni 2026.
KPK menyatakan laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni selesai pada aspek pencegahan, namun dugaan suap masih didalami dalam penyidikan.
Wamenkomdigi Nezar Patria menegaskan layanan digital pemerintah wajib ramah disabilitas agar seluruh warga mendapat akses informasi publik.
Pertamina mencatat konsumsi Pertalite dan Biosolar naik setelah penyesuaian harga BBM nonsubsidi, sementara penjualan Pertamax Series turun 18%.