Pemerintah Buka Peluang untuk Subsidi Motor Listrik Lagi
Pemerintah siapkan insentif baru motor listrik. Menkeu Purbaya sebut skema masih dibahas bersama Kemenperin dan pelaku industri.
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan kata sambutan saat menghadiri perayaan HUT ke-25 PAN di Jakarta, Senin (28/8/2023). Peraayaan HUT tersebut diisi dengan bimbingan teknis bagi calon anggota legislatif PAN se-Indonesia. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/Spt.
Harianjogja, JAKARTA—Bakal calon presiden Prabowo Subianto turut mengomentari terkait video Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan alias Zulhas yang membagi-bagi uang tunai senilai Rp50 ribu saat menemui masyarakat.
Awalnya, Prabowo menekankan pentingnya tidak boleh praktik politik uang dalam ajang pemilu. Oleh sebab itu, dia meyakini masyarakat perlu didik agar tidak terpengaruh politik uang.
"Kalau dia [politisi] mau bagi-bagi uang, terima saja tapi jangan ikuti berarti akan patah sendiri, lama-lama enggak akan mau lagi. Itu maksud saya," jelas Prabowo dalam acara Mata Najwa: 3 Bacapres Bicara Gagasan seperti yang disiarkan kanal YouTube Universitas Gadjah Mada, Selasa (19/9/2023).
BACA JUGA: Viral Video Zulhas Bagi-bagi Uang Rp50.000 ke Warga
Menteri pertahanan ini pun mengakui Zulhas pernah membagikan uang tunai ke masyarakat. Meski demikian, Prabowo menilai yang dilakukan pria yang merupakan pimpinan partai pendukung pencapresannya itu bukan praktik politik uang.
Alasannya, Zulhas secara prinsip tidak ikut dalam pileg, pilpres, maupun pilkada 2024. Oleh sebab itu, Prabowo meyakini Zulhas hanya ingin beramal.
"Pak Zulkifli tidak nyapres, tidak nyagub, tidak nyaleg, tidak nyabup, tidak mau jadi kepala desa pun. Jadi dia orangnya suka sedekah. Saya kenal Pak Zulkifli Hasan. Dia di Lampung membangun sekolah unggulan yang dia bangun dengan uang sendiri. Dia seorang pengusaha, sebelum masuk politik dia penguasa," ujarnya.
Di samping itu, dia juga mengakui Zulhas juga pasti mau masyarakat memilih PAN di Pemilu 2024. Prabowo menyarankan masyarakat ambil uang yang dibagikan Zulhas namun tidak langsung memilih PAN.
BACA JUGA: Jika Menangi Pilpres 2024, Prabowo Pastikan Polri Tetap di Bawah Presiden
"Saya katakan, terima uangnya, ikuti hatimu. Kalau hatimu tidak suka PAN, jangan pilih. Ikuti hatimu ikuti hati nuranimu, apa yang kurang jelas?" tutupnya.
Sebagai informasi, video Zulhas bagi-bagi uang tunai Rp50 ribu ke masyarakat sempat diunggah oleh akun TikTok resmi PAN @amanatnasional, meski belakangan video itu dihapus usai viral. Banyak pihak yang kemudian merasa Zulhas telah mempraktikkan politik uang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah siapkan insentif baru motor listrik. Menkeu Purbaya sebut skema masih dibahas bersama Kemenperin dan pelaku industri.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.