28 Klub Tunggak Gaji Pemain, Total Utang Capai Rp14,8 Miliar
APPI mencatat 28 klub Liga 1 hingga Liga 4 menunggak gaji 303 pemain dengan total kewajiban mencapai sekitar Rp14,8 miliar.
Tangkapan layar narasi hoaks yang menyatakan penyaluran obat cacing ke sekolah sebagai upaya depopulasi. ist/Facebook
Harianjogja.com, JAKARTA—Muncul sebuah klaim di media sosial yang menyebutkan pemberian obat cacing gratis di sekolah merupakan bentuk penyusutan penduduk (depopulasi) yang dilakukan pemerintah.
Unggahan tersebut muncul pada pekan kedua Agustus 2023. Berikut narasi yang beredar di Facebook pada 12 Agustus: "Hati2 dgn segala pemberian dr mereka secara gratis yg ujung2nya pasti cmn buat depopulasi..obat cacing di salurkan ke semua skolah2 secara gratis yg lucunya anak2 sekolah hrs minum didepan para nakes..sementara jika obatnya dibawa ke rmh sdh pasti ortu yg lebih jitu dlm soal mengajarkan anak buat minum obat2an..kira2 aman nggk ya?,".
Obat cacing atau antihelmintik, secara luas, diketahui bermanfaat untuk mengatasi infeksi cacing pada usus serta bagian tubuh lainnya, yang dikenal sebagai penyakit cacingan. Obat itu membuat cacing dalam tubuh tidak dapat tumbuh dan berkembang biak, kemudian mati dan terbawa keluar bersama kotoran.
Lalu, benarkah penyaluran obat cacing ke sekolah menjadi upaya depopulasi oleh pemerintah?
Dari penelusuran seperti yang dilansir Antara, konsumsi obat cacing tidak sebabkan kematian, sehingga anggapan bahwa penyaluran obat cacing sebagai upaya depopulasi oleh pemerintah adalah menyesatkan.
Mengutip Alodokter, sejumlah efek samping dari memakan obat cacing di antaranya adalah nyeri otot, lemas, keringat berlebih, serta mengantuk. Selain itu dampak mengonsumsi obat cacing meliputi sakit kepala, sakit perut, dan nyeri sendi. Tidak ada efek kematian dalam daftar tersebut.
BACA JUGA: Presiden Jokowi: Insyaallah Upacara 17 Agustus 2024 dilaksanakan di IKN
Di sisi lain, jika cacingan tidak diobati maka penderita berpotensi mengalami gangguan kesehatan, gizi buruk, menurunnya tingkat kecerdasan, yang tentu saja akan berdampak pada produktivitas sumber daya manusia, baik sosial maupun ekonomi, sebagaimana dilaporkan Dinkes Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Penyakit cacingan juga berbahaya karena masuk kategori penyakit menular, yang mana anak-anak termasuk kelompok rentan. Cacing kremi bisa masuk ke dalam tubuh anak diantaranya melalui tanah, sprei tempat tidur, kuku panjang, handuk dan pakaian.
Kemenkes melaporkan Pemberian Obat Pencegahan Secara Massal Cacingan (POPM Cacingan) merupakan pemberian obat cacing secara serentak kepada semua penduduk sasaran di wilayah berisiko cacingan, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan cacingan. Dengan demikian penyaluran obat cacing ke sekolah sebagai upaya depopulasi adalah kabar bohong atau hoaks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
APPI mencatat 28 klub Liga 1 hingga Liga 4 menunggak gaji 303 pemain dengan total kewajiban mencapai sekitar Rp14,8 miliar.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
BGN menetapkan dua sesi jam kerja wajib kepala SPPG MBG, yakni pukul 17.00-19.00 WIB dan 02.00-08.00 WIB.
Pemkab Bantul merotasi tujuh pejabat PTP. Sejumlah jabatan strategis diisi pejabat baru setelah melalui uji kompetensi dan persetujuan BKN.
Kebakaran melanda lahan penghijauan dekat Tol Semarang-Solo KM 442. Lima mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api.
PANDI menargetkan jumlah domain .id mencapai 2,8 juta pada 2031 seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap domain lokal.