Cara Tukar Uang Rusak di Bank Indonesia, Lengkap dengan Syaratnya
Simak cara tukar uang rusak di Bank Indonesia melalui PINTAR BI, lengkap dengan syarat, jadwal layanan, dan ketentuan penggantian.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang wanita di Prancis dikabarkan dihantam meteor ketika asik menghirup kopi bersama temannya.
BACA JUGA: Bola Meteor Meledak di Australia
Kejadian ini dianggap sangat langka, demikian menurut berita media lokal seperti dilansir dari Newsweek.
Wanita itu sedang mengobrol dengan temannya di luar di teras ketika tulang rusuknya dihantam oleh kerikil misterius, lapor surat kabar Prancis Les Dernières Nouvelles d'Alsace (DNA).
"Saya mendengar 'Poom' besar datang dari atap di sebelah kami. Detik berikutnya, saya merasakan kejutan di tulang rusuk. Saya pikir itu binatang, kelelawar! Kami mengira itu sepotong semen, yang kami aplikasikan pada ubin bubungan. Tapi ternyata tidak berwarna." tuturnya.
Setelah tertimpa batu tersebut, perempuan yang merupakan penduduk komune Schirmeck di timur laut negara itu membawanya ke tukang atap untuk diperiksa.
Tukang atap mengatakan kepadanya bahwa itu tidak terbuat dari semen tetapi terlihat seperti meteorit. Dia kemudian menunjukkan benda misterius itu kepada ahli geologi Thierry Rebmann.
Ahli geologi memberi tahu DNA bahwa batu itu tampaknya mengandung campuran besi dan silikon, dan bisa jadi adalah meteorit.
Secara total, semua potongan meteorit yang telah ditemukan memiliki massa total hampir 4 ons. Rebmann mengatakan fenomena orang yang tertimpa benda semacam itu sangat jarang terjadi.
Meteorit adalah "batu luar angkasa" yang bertahan dalam perjalanan mereka melewati atmosfer bumi dan menghantam tanah.
Benda-benda ini dikenal sebagai meteoroid saat berada di luar angkasa — ukurannya bervariasi dari butiran debu hingga asteroid kecil.
Meteoroid berasal dari benda lain yang lebih besar — terutama asteroid, tetapi juga bulan dan planet lain seperti Mars. Meteoroid bisa berbatu, metalik, atau kombinasi keduanya.
Kebanyakan meteoroid hancur sepenuhnya saat mereka melaju melalui atmosfer bumi dengan kecepatan puluhan ribu mil per jam.
Dari mereka yang berhasil mencapai tanah dalam beberapa bentuk, biasanya hanya sebagian kecil dari objek aslinya yang bertahan. Saat meteorit ditemukan, ukurannya cenderung antara ukuran kerikil dan kepalan tangan.
(sumber: Bisnis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Simak cara tukar uang rusak di Bank Indonesia melalui PINTAR BI, lengkap dengan syarat, jadwal layanan, dan ketentuan penggantian.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.