Rafale Ikut Manuver HUT Ke-81 RI, Punya Kecepatan Mach 1,8
Pesawat tempur Dassault Rafale ikut manuver 81 pesawat pada HUT Ke-81 RI. Simak spesifikasi, performa, mesin, dan persenjataannya.
ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Seorang wanita di Prancis dikabarkan dihantam meteor ketika asik menghirup kopi bersama temannya.
BACA JUGA: Bola Meteor Meledak di Australia
Kejadian ini dianggap sangat langka, demikian menurut berita media lokal seperti dilansir dari Newsweek.
Wanita itu sedang mengobrol dengan temannya di luar di teras ketika tulang rusuknya dihantam oleh kerikil misterius, lapor surat kabar Prancis Les Dernières Nouvelles d'Alsace (DNA).
"Saya mendengar 'Poom' besar datang dari atap di sebelah kami. Detik berikutnya, saya merasakan kejutan di tulang rusuk. Saya pikir itu binatang, kelelawar! Kami mengira itu sepotong semen, yang kami aplikasikan pada ubin bubungan. Tapi ternyata tidak berwarna." tuturnya.
Setelah tertimpa batu tersebut, perempuan yang merupakan penduduk komune Schirmeck di timur laut negara itu membawanya ke tukang atap untuk diperiksa.
Tukang atap mengatakan kepadanya bahwa itu tidak terbuat dari semen tetapi terlihat seperti meteorit. Dia kemudian menunjukkan benda misterius itu kepada ahli geologi Thierry Rebmann.
Ahli geologi memberi tahu DNA bahwa batu itu tampaknya mengandung campuran besi dan silikon, dan bisa jadi adalah meteorit.
Secara total, semua potongan meteorit yang telah ditemukan memiliki massa total hampir 4 ons. Rebmann mengatakan fenomena orang yang tertimpa benda semacam itu sangat jarang terjadi.
Meteorit adalah "batu luar angkasa" yang bertahan dalam perjalanan mereka melewati atmosfer bumi dan menghantam tanah.
Benda-benda ini dikenal sebagai meteoroid saat berada di luar angkasa — ukurannya bervariasi dari butiran debu hingga asteroid kecil.
Meteoroid berasal dari benda lain yang lebih besar — terutama asteroid, tetapi juga bulan dan planet lain seperti Mars. Meteoroid bisa berbatu, metalik, atau kombinasi keduanya.
Kebanyakan meteoroid hancur sepenuhnya saat mereka melaju melalui atmosfer bumi dengan kecepatan puluhan ribu mil per jam.
Dari mereka yang berhasil mencapai tanah dalam beberapa bentuk, biasanya hanya sebagian kecil dari objek aslinya yang bertahan. Saat meteorit ditemukan, ukurannya cenderung antara ukuran kerikil dan kepalan tangan.
(sumber: Bisnis)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Pesawat tempur Dassault Rafale ikut manuver 81 pesawat pada HUT Ke-81 RI. Simak spesifikasi, performa, mesin, dan persenjataannya.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.