Harga Minyak Melejit, Pemerintah Siapkan Opsi WFH dan Hemat Rp80 T
Pemerintah kaji WFH dan efisiensi anggaran Rp80 triliun akibat konflik Timur Tengah. Kemenkeu siapkan mitigasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN.
Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di lingkungan Istana Negara, Jakarta, Senin (26/3/2023) sore. ANTARA/Desca Lidya Natalia
Harianjogja.com, JAKARTA— Hasil survei terbaru menyatakan elektabilitas Ganjar Pranowo kalah dari Prabowo Subianto. Ganjar sendiri merupakan bakal calon presiden (capres) dari PDI Perjuangan (PDIP). Sementara, Prabowo merupakan bakal calon presiden dari Partai Gerindra.
Sebagai informasi, elektabilitas Prabowo Subianto mengungguli para pesaingnya berdasarkan hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. Elektabilitas Prabowo mencapai 34,3%, sedangkan capres Ganjar Pranowo 32,7%, dan Anies Baswedan 22,1%.
BACA JUGA: Ganjar Lari Keliling Kota Jogja untuk Sambut Borobudur Marathon
"Survei-survei yang kemudian saat ini keluar kalau kemudian surveinya menunjukkan ada calon presiden yang lain lebih tinggi dari calon presiden PDI Perjuangan itu menjadi tantangan bagi kami," ujar Ketua DPP PDIP Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2023).
Oleh sebab itu, lanjutnya, PDIP punya tugas untuk segera memperbaiki elektabilitas Ganjar agar dapat melebihi bakal calon presiden lainnya. "Bahwa ada PR [pekerjaan rumah] yang perlu kami lakukan untuk kemudian nantinya ke depan menunjukkan calon presiden dari PDI Perjuangan memang punya suara yang lebih baik daripada sekarang," jelasnya.
BACA JUGA: Sebagai Ketua Umum dan Calon Presiden Prabowo Dinilai Unggul Karena Tak Bisa 'Disetir'
Meski demikian, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menambahkan bahwa pihaknya sudah tahu sifat dari lembaga yang dipimpin Denny JA. PDIP pernah bekerja sama dengan Denny JA, namun Hasto secara tersirat menyatakan Denny JA kurang objektif.
"Ya kalau Pak Denny JA kami sudah tahu, sudah berpengalaman, maka dalam pilkada-pilkada kami banyak dibantu oleh lembaga survei yang lain, yang objektif, yang berdasarkan metodologi tepat," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah kaji WFH dan efisiensi anggaran Rp80 triliun akibat konflik Timur Tengah. Kemenkeu siapkan mitigasi dampak kenaikan harga minyak terhadap APBN.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.
Kepuasan pelanggan KAI Daop 6 Jogja terus meningkat hingga 4,55 pada 2025. Layanan makin nyaman, aman, dan ramah lingkungan.
BNPB mengimbau masyarakat waspada cuaca ekstrem usai BMKG memprediksi hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.