Prabowo Bentuk BPGMN untuk Kelola Gambut dan Mangrove
Presiden Prabowo menyetujui pembentukan BPGMN untuk memperkuat pengelolaan gambut dan mangrove serta mencegah karhutla.
Wakil Presiden Maruf Amin. /Ist-Dokumentasi KIP-Setwapres
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah pejabat baik di pusat maupun daerah mendapatkan sorotan akhir-akhir ini karena gaya hidup mewahnya. Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin mengajak seluruh elemen masyarakat dan pejabat agar mengimplementasikan sikap sederhana pada perayaan Idulfitri 1444 Hijriah maupun pada hari-hari lainnya secara umum.
“Kepada para pejabat maupun masyarakat umum untuk tidak merusak kebahagiaan Idulfitri dengan sikap pamer-pamer seperti itu, yang tidak terpuji, bahkan bisa menyakiti orang lain,” ujarnya melalui tayangan video, Minggu (23/4/2023).
Mantan Ketua MUI itu mengamini bagi umat muslim, perayaan Hari Raya Idulfitri dimaknai sebagai hari kemenangan. Meski begitu, dia menekankan kemenangan dalam konteks ini bukan berarti kemenangan atas apa yang diraih oleh seorang individu, tetapi lebih kepada kemenangan dalam menahan hawa nafsu yang dimiliki manusia, mulai dari menahan keinginan untuk makan dan minum di siang hari hingga menahan atas keinginan untuk pamer harta yang dimiliki. “Walaupun memang di dalam wilayah itu kita suruh pakai pakaian yang baik, tetapi yang baik itu ya tentu sesederhana mungkin. Saya mengajak semua pihak untuk bersikap sederhana,” ujarnya.
Lebih lanjut Wapres Ke-13 RI ini menyampaikan, kesederhanaan ini sesuai dengan nasihat sahabat Rasulullah, Ali bin Abu Thalib. “Jangan bicara tentang hartamu di hadapan orang lain, jangan bicara kesehatanmu di hadapan orang yang sakit, jangan bicara kekuatanmu di depan orang yang lemah, jangan bicarakan orang yang sedih di depan orang yang bahagia. Ini semua akan menyakiti mereka yang tidak mempunyai apa-apa seperti yang kita miliki. Kesimpulannya jadi jangan memamerkan kekayaan di hadapan orang-orang yang dalam keadaan kesulitan,” ujarnya.
Disisi lain, Wapres asal Tangerang ini pun mengingatkan bahwa di dalam harta atau kekayaan yang dimiliki seorang individu, terdapat milik orang lain di dalamnya. Oleh sebab itu, Wapres mengajak seluruh masyarakat untuk saling berbagi dan membantu agar perayaan Idulfitri ini semakin dirasakan lagi kebahagiannya oleh seluruh lapisan masyarakat. “Kita boleh saja punya harta, punya kekayaan, mungkin Allah memberikan rezeki kepada kita. Tetapi sebaiknya jangan kita pamerkan, kita sederhana saja. Dan bahkan kalau bisa justru apa yang kita punya itu, kita bagikan kepada orang-orang di sekitar kita. Nabi mengatakan begitu, siapa yang di hari raya punya kelebihan, nah kelebihannya berikan kepada tetangganya. Seperti dicontohkan oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Karena memang kebahagiaan itu tidak berarti harus kita tunjukkan dan kita pamerkan,” kata Ma’ruf.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Presiden Prabowo menyetujui pembentukan BPGMN untuk memperkuat pengelolaan gambut dan mangrove serta mencegah karhutla.
DPC Gerindra Gunungkidul mulai membangun kantor permanen di Baleharjo dengan anggaran sekitar Rp1 miliar dari iuran kader dan anggota.
Warga Padukuhan Karang menolak tambang pasir Sungai Progo. DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab hadir, sementara Wabup mengaku sudah mediasi.
Wamenkes Dante Saksono menyebut layanan BPJS akan disetarakan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal dan prioritas penyakit katastropik.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.