Megawati Tak Hadiri Sidang Tahunan MPR 2026, PDIP Ungkap Alasan
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Sekda Bantul Agus Budi Raharja
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul akan menyiapkan pos-pos kesehatan di sejumlah lokasi daerah ini untuk memberikan pelayanan kepada pemudik Lebaran Idulfitri 2023 yang membutuhkan atau mengalami keluhan kesehatan.
BACA JUGA: Layanan Puskesmas di Bantul Tetap Buka saat Cuti Lebaran
"Kita siapkan seoptimal mungkin agar pelaksanaan mudik lancar, dengan menyiapkan pos-pos pengamanan pos-pos lalu lintas maupun pos-pos kesehatan untuk melayani pemudik," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Agus Budi Rahardjo dalam konferensi pers kesiapan menghadapi Lebaran 2023 di Bantul, Selasa (18/4/2023).
Menurut dia, selain pos-pos kesehatan pelayanan pemudik di sejumlah ruas jalur mudik, pihaknya juga akan menyiapkan pos "rescue" untuk kesehatan salah satunya adalah Public Safety Center (PSC) 119 Bantul, layanan kegawatdaruratan baik kecelakaan maupun kejadian di rumah.
"Sekali lagi saya kira PSC 119 Bantul perlu diinformasikan kepada semua pihak, jadi tidak usah takut, karena kalaupun fasilitas kesehatan yang reguler itu tidak ada atau pada saat di luar jam kerja tutup tapi ada PSC 119, begitu call 119, 20 menit kemudian petugas datang," katanya.
Dia juga mengatakan, kemudian klinik-klinik di Bantul yang jumlahnya banyak akan disiagakan selama 24 jam, termasuk puskesmas rawat inap dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit-rumah tetap buka pelayanan 24 jam dengan diberlakukan petugas jaga.
"Semua rumah sakit tidak hanya pemerintah tapi semua rumah sakit yang ada di Kabupaten Bantul, semua IGD buka 24 jam," katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, pada momen perayaan hari raya Lebaran 2023, pihaknya meminta semua pihak agar membantu mensosialisasikan bahwa penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat dan saat melakukan aktivitas saat Lebaran tetap harus tetap, dan diingatkan.
"Apalagi hari ini Jakarta ada lonjakan kasus Covid-19 cukup signifikan, sementara pemudik itu rata-rata dari Jakarta, berarti kemungkinan kita bisa punya resiko untuk terjadi penularan, makanya pelayanan mudik juga harus menjalankan protokol kesehatan dari seluruh keluarga," katanya.
Apalagi, kata dia, diperkirakan pada Lebaran 2023 akan terjadi lonjakan arus mudik yang sangat besar atau sesuai hitung-hitungan nasional naik hingga 45 persen dibanding tahun lalu.
"Jadi, tahun ini adalah mudik yang setelah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), saya bilang pasca-PPKM, karena pandemi belum dicabut, tetapi yang paling utama adalah bahwa kita akan mengupayakan supaya pelaksanaan mudik bisa lancar," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Sidang Tahunan MPR 2026. PDIP menyebut Megawati memiliki kegiatan lain pada Jumat (14/8/2026).
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat
AFC resmi menolak banding Persib Bandung terkait kericuhan suporter saat ACL 2. Maung Bandung tetap didenda Rp3,5 miliar dan menjalani laga tanpa penonton.