5.700 Desa Belum Teraliri Listrik, Duit Rp10,3 Triliun Digelontorkan
Pemerintah menyiapkan Rp10,3 triliun untuk program listrik desa 2026. Sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun masih belum menikmati listrik.
Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Sumatera Utara Anwar Sani saat meminta maaf dan mengaku khilaf/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA— Anggota DPRD dari Fraksi PDIP Sumatera Utara Anwar Sani mengaku khilaf usai terekam oleh CCTV saat mencuri sebuah jam tangan milik karyawan Samsung Service Center di Medan.
“Saya mohon maaf atas kekhilafan saya yang terjadi di Toko Samsung Service Center, Jalan Gatot Subroto,” ujarnya, dikutip melalui tayangan video yang tersebar di media sosial, Rabu (5/4/2023).
Untuk diketahui, aksi pencurian tersebut tengah viral sejak Kamis (30/3/2023). Penyebabnya, dalam video tersebut terlihat seorang pria berbaju putih melakukan pencurian jam tangan jenis Samsung Galaxy Watch 540mm berwarna hitam.
Selanjutnya, seorang karyawan toko Samsung di jalan Gatot Subroto, Kota medan, bernama Novi dengan berbekal hasil rekaman CCTV tersebut menjadi bukti bagi sang karyawan untuk melaporkan Anwar Sani ke Polsek Medan Baru.
Adapun, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru dengan nomor laporan :STTLP/B/323/V/2023/SPKT SEK Medan Baru.
Meski begitu, diketahui saat ini Anwar Sani sudah bertemu dengan karyawan Samsung Center untuk meminta maaf secara langsung dan mengembalikan jam tangan tersebut.
BACA JUGA: Mudik! Mahasiwa Mulai Tinggalkan Jogja
Anwar Sani datang dengan keluarga beserta pengacaranya untuk menyampaikan maaf kepada korban.
“Terkhusus Ibu Novi dan keluarga serta masyarakat dimanapun berada mohon kiranya kekhilafan saya ini dimaafkan,” katanya.
Novi, selaku karyawan Samsung Center yang jam tangannya dicuri oleh Anwar Sani juga sudah memaafkannya dengan alasan itikad baik dari DPRD Sumut ini untuk mengembalikan barang curiannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pemerintah menyiapkan Rp10,3 triliun untuk program listrik desa 2026. Sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun masih belum menikmati listrik.
Khofifah Indar Parawansa meminta penguatan distribusi beras SPHP, Minyakita, dan LPG 3 kilogram untuk mendukung operasional KDKMP di Jawa Timur.
Disdik Kota Semarang mengevaluasi penyebab sejumlah SD negeri kekurangan murid meski lulusan PAUD mencapai lebih dari 22 ribu anak pada 2026.
Realisasi PBB-P2 Kulonprogo mencapai Rp29 miliar atau 71,29 persen. Lima kalurahan berhasil melunasi pajak hingga 100 persen pada semester I 2026.
Pelaku industri kosmetik meminta wajib halal Oktober 2026 ditunda satu tahun karena kesiapan UMKM dan sertifikasi bahan baku impor masih menjadi tantangan.
Karantina Ketapang menggagalkan pengiriman sekitar 200 burung liar tanpa dokumen karantina dari Bali menuju Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.