Puluhan Siswa Selo Boyolali Keracunan MBG, Ternyata Menu Udang Tercemar Ecoli
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Tim Basarnas Solo mengevakuasi pendaki asal Tangerang yang meninggal di puncak Gunung Lawu, Karanganyar, Senin (28/2/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, SOLO — Seorang pendaki gunung bernama Gati Ambarwati, 32, warga Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Madiun, Jawa Timur dilaporkan meninggal dunia di puncak Gunung Lawu pada Minggu (29/1/2023).
Jasad pendaki tersebut ditemukan di jalur pendakian tepatnya di Gegerboyo. Hingga kini proses evakuasi jasad korban tengah dilakukan tim gabungan sukarelawan setempat.
Anggota Anak Gunung Lawu (AGL), Budi mengatakan tujuh personel gabungan telah berangkat mendaki Gunung Lawu untuk proses evakuasi jenazah. Operasi evakuasi tersebut dilakukan melalui pos Cemoro Kandang, Tawangmangu. “Sudah persiapan untuk evakuasi. Ada tujuh personel gabungan yang naik ke atas,” kata dia kepada Solopos.com (Jaringan Informasi Bisnis Indoesia/JIBI), Minggu (29/1/2023).
Budi mengatakan jasad korban ditemukan sekitar pukul 12.55 WIB oleh Agus, seorang pedagang warung di puncak Lawu Harjo Dalem. Saat itu Agus tengah berjalan-jalan di sekitar lokasi dan mendapati korban yang tergeletak di Puncak Lawu Gegerboyo.
BACA JUGA: Gunung Marapi Erupsi, 40 Orang Pendaki Tengah Berkemah
Agus lantas mendekati korban, dan setelah dicek sudah dalam kondisi meninggal dunia. Saksi kemudian melaporkan temuan tersebut ke pos Cemoro Kandang. “Kami menerima laporan langsung bergerak dan berkoordinasi. Sekarang sedang proses evakuasi,” kata dia.
Dia mengatakan belum diketahui korban mendaki melalui pos pendakian mana. Korban juga belum diketahui jelas mendaki seorang diri atau berkelompok.
Sejauh ini korban ditemukan seorang diri tergeletak di Puncak Lawu Gegerboyo. Tubuh korban ditemukan sedikit keluar dari jalur pendakian dan berada di sekitar jurang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Hasil lab kasus dugaan keracunan MBG di Selo, Boyolali, menemukan bakteri E. coli, sedangkan kadar histamin pada udang masih normal.
Sekitar 100 anak di Cirebon diduga keracunan setelah menyantap MBG. BGN menanggung biaya pengobatan dan dapur penyedia dihentikan sementara.
Malaysia membatasi akun media sosial anak di bawah 16 tahun dan menyiapkan denda hingga Rp44,97 miliar bagi platform yang melanggar aturan.
Harga emas Pegadaian 21 Oktober 2026: Antam 1 gram Rp2.603.000, UBS Rp2.534.000, dan Galeri 24 Rp2.510.000. Cek harga buyback.
Realisasi KPR subsidi FLPP mencapai 184.342 unit hingga 19 Oktober 2026. BP Tapera mempercepat pembiayaan demi mengejar target 350.000 unit.
IHSG menguat 5,65% ke 5.278,89. Simak proyeksi BI Rate, level support-resistance, serta rekomendasi saham ANTM, ACES, BBNI, dan BUVA.