Kasus Ebola Kongo Bertambah, Otoritas Waspadai Penyebaran Cepat
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Gunung Banua Wuhu
Harianjogja.com, JAKARTA — Indonesia memiliki enam gunung bawah laut yang mungkin belum Anda ketahui keberadaannya.
Gunung tersebut merupakan gunung aktif yang pernah erupsi beberapa tahun silam.
Gunung api di bawah laut ini patut diwaspadai, menyusul erupsi gunung Tonga di Pasifik Selatan yang telah memicu tsunami besar, dan disebut sebagai ledakan terbesar dalam sejarah. Ledakan gunung itu menghancurkan 90% pulau Tonga.
Berikut daftar enam gunung di bawah laut yang berada di Indonesia seperti menurut PVMBG:
1. Hobal

Lokasi di kecamatan Atedai kabupaten Flores bagian Timur, Nusa Tenggara Timur, pulau Lembata.
Ketinggian gunung Hobal dari dasar laut tidak diketahui.
Aktif terakhir pada 1999, saat itu terdapat hembusan asap putih yang keluar dari permukaan laut setinggi kurang lebih 100 meter.
2. Banua Wuhu

Banua Wuhu adalah gunung api bawah laut yang terletak di sebelah barat pulau Mahengetang, Kepulauan Sangihe, Indonesia.
Gunung ini memiliki ketinggian 400 meter dari dasar laut dan puncaknya berada di kedalaman 5 meter di bawah permukaan air.
Aktivitas terakhir
3. Submarine Volcano 1922

Terletak di kepulauan Sangir Talaud Sulawesi Utara.
Ketinggian diperkiraan 5.000 meter dari dasar laut.
Aktivitas terakhir pada 1922, setelah terjadi rentetan gempa sejak tahun 1912 yang tercatat 3 kali gempa submarin dengan episentrum yang terdapat di antara Mindanau dan Kepulauan Sangir Talaud.
4. Nieuwerkerk

Nieuwerkerk adalah gunung berapi bawah laut di Laut Banda, Indonesia. Bersama gunung berapi Emperor of China, keduanya membentuk punggung gunung bernama NEC di dasar laut.
Punggung NEC terbentuk di kedalaman antara 3.100–2.700 meter di bawah permukaan laut.
Aktivitas terakhir gunung ini yakni 1927 lalu.
5. Yersey

Yersey adalah gunung berapi bawah laut di Indonesia. Itu terdaftar sebagai gunung berapi aktif di peta laut tua di lokasi di selatan Cekungan Banda. Selama survei tahun 1929, gunung berapi itu terlihat pada kedalaman 3.800 m di sepanjang punggung bukit yang membentang dari Batu Tara sampai Gunungapi Wetar.
Aktivitas tidak diketahui, tetapi pada catatan peta laut kuno di tempat ini terdapat deretan seperti terumbu karang yang disebut Yersey.
6. Emperor of China

Emperor Of China adalah sebuah gunung api bawah laut di sebelah barat Laut Banda, Indonesia. Gunung api ini adalah bagian dari rangkaian gunung api Nieuwerkerk, yang secara ilmiah dikenal dengan gugusan Emperor of China–Nieuwkerk, dengan lokasi berada di kedalaman 3.100–2.700 meter di bawah permukaan laut.
Aktivitas terakhir gunung ini yakni 1927.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.
Polisi tangkap satu terduga pelaku penyerangan anggota di Katingan. Pelaku lain masih diburu aparat gabungan.
PSIM Jogja resmi melepas Anton Fase jelang Super League 2026/2027. Cedera jadi faktor utama minimnya kontribusi pemain asal Belanda itu.
Menko PMK Pratikno minta dukungan DIY untuk Gerakan RANA. Fokus pada ruang aman anak, pendidikan inklusif, dan kesehatan mental.
PSS Sleman resmi mempertahankan Dominikus Dion. Gelandang muda ini jadi kunci kebangkitan Super Elja ke Super League.
Gunungkidul siapkan droping air bersih mulai pekan kedua Juli. Total 1.150 tangki disiapkan untuk antisipasi kekeringan.