Vonis Mengejutkan! 4 Terdakwa Korupsi Lahan Tol Bengkulu Dibebaskan
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Anggota Polsek Candipuro menggendong siswa SD menyeberangi banjir lahar dingin Semeru di Sungai Regoyo untuk pergi ke sekolah, Selasa (24/2/2026). Antara/ist-Polres Lumajang
Harianjogja.com, LUMAJANG—Aksi polisi Lumajang membantu siswa menyeberangi lahar hujan Semeru terjadi di Sungai Regoyo, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Kamis (26/2/2026). Petugas turun langsung demi keselamatan pelajar yang harus melintasi sungai untuk berangkat sekolah.
Tiga personel Polsek Candipuro, Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, bergantian menggendong siswa SD Negeri 03 Jugosari asal Dusun Sumberlangsep saat menyeberangi aliran lahar hujan yang deras agar dapat sampai ke sekolah dengan aman.
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menjelaskan langkah tersebut merupakan upaya antisipasi setelah kejadian seorang siswi yang sebelumnya terseret banjir lahar hujan Semeru saat berangkat sekolah, Senin (23/2/2026).
"Peristiwa terseretnya bocah SD bersama ayahnya saat melintas di Sungai Regoyo itu menjadi perhatian serius jajaran Polres Lumajang, sehingga anggota Polsek Candipuro diterjunkan guna mencegah terulangnya kejadian serupa," tuturnya.
Menurut Suprapto, para pelajar terpaksa melintasi Sungai Regoyo karena jalur tersebut menjadi akses tercepat menuju sekolah. Sementara itu, arus lahar hujan Semeru masih cukup deras akibat tingginya intensitas hujan di kawasan hulu.
Selain membantu siswa, personel kepolisian juga menolong warga yang hendak beraktivitas dengan menuntun pejalan kaki satu per satu agar tetap seimbang saat menyeberangi sungai.
"Selain membantu para pelajar, personel Polsek Candipuro juga sigap menolong warga yang hendak melintas untuk beraktivitas dengan menuntun pejalan kaki satu per satu agar tetap seimbang," katanya.
Untuk pengendara sepeda motor, petugas membantu dengan cara mendorong kendaraan secara bersama-sama guna menghindari risiko tergelincir maupun terseret arus lahar hujan yang cukup deras.
Kehadiran anggota Polri di lokasi tersebut menjadi bentuk pelayanan sekaligus kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang berada di wilayah rawan bencana.
“Melihat kondisi arus Sungai Regoyo yang cukup deras dan membahayakan, anggota Polsek Candipuro langsung turun membantu masyarakat. Alhamdulillah, anak-anak yang hendak berangkat sekolah dapat menyeberang dengan aman," katanya.
Polres Lumajang, lanjut Suprapto, berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat maupun bencana alam, guna memberikan rasa aman serta membantu kelancaran aktivitas warga sehari-hari.
"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat curah hujan tinggi. Apabila kondisi sungai tidak memungkinkan untuk dilintasi, diharapkan menunda aktivitas demi keselamatan bersama,” ujarnya, seraya menekankan pentingnya kewaspadaan warga terhadap potensi bahaya lahar hujan Semeru di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PN Tipikor Bengkulu vonis bebas 4 terdakwa kasus korupsi lahan tol. Hakim sebut tidak ada unsur melawan hukum.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.