Pemerintah Tahan Pajak Baru, Prioritaskan Daya Beli
Menkeu Purbaya pastikan belum ada pajak baru, fokus pada pengawasan dan perbaikan sistem perpajakan serta restitusi.
Surya Paloh
Harianjogja.com, JAKARTA – Peneliti politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Aisah Putri Budiarti menilai ada tiga skenario yang mungkin terjadi jika Surya Paloh mundur dari posisi ketua umum (ketum) Partai NasDem.
Pertama, secara personal Surya Paloh akan menyatakan mundur, namun dihalangi kader partainya.
“Karena kehendak mayoritas pengurus/kader partai maka beliau urung benar-benar mundur. Apalagi kita tahu bahwa Surya Paloh sebagai pendiri partai punya peran penting bagi soliditas partai, modal sosial-finansial partai, dan lainnya,” jelas Aisah kepada Bisnis, Sabtu (12/11/2022).
Kedua, jika melihat pengalaman Partai Demokrat ketika Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memilih mundur dari jabatan ketum, maka Surya Paloh akan tetap menempati posisi strategis di Partai NasDem, seperti posisi SBY sekarang sebagai ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
“Surya Paloh mundur sebagai ketua umum tetapi tetap memiliki posisi strategis pada partai dan menjadi kunci keputusan penting partai. Ketum partai pun merupakan orang kepercayaan Surya Paloh yang bisa melanjutkan legacy dan meneruskan pengaruh politik Surya Paloh,” ujar Aisah.
Ketiga, belajar dari pengalaman Partai Hanura, Surya Paloh akan benar-benar mundur secara total dari partai tersebut. Pengaruh Surya Paloh pun akan berkurang dan struktur partai akan berubah cukup signifikan. Meski begitu, Aisah meyakini perubahannya tak akan seekstrem Hanura.
“Saya rasa kondisi NasDem berbeda dengan Hanura, sehingga mungkin perubahannya tidak akan seperti Hanura. Kita lihat saja,” tutupnya.
Sebelumnya, Surya Paloh mengumumkan dirinya akan mundur dari pimpinan tertinggi partai jika perolehan suara NasDem turun pada Pemilu 2024. Surya mengatakan dirinya sudah tak layak lagi memimpin NasDem jika partai yang dia besarkan tersebut gagal memperoleh suara yang lebih besar dari Pemilu 2019.
"Ini boleh kalian catat, jangan kan menurun atau tidak lulus parliamentary threshold, tidak ada tambahan angka kursi parlemen satu pun itu, artinya nakhoda yang berbicara ini sudah tidak layak lagi memimpin NasDem," ujar Surya kepada awak media di Jakarta Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Menkeu Purbaya pastikan belum ada pajak baru, fokus pada pengawasan dan perbaikan sistem perpajakan serta restitusi.
Pasar modal Indonesia genap 49 tahun sejak diaktifkan kembali pada 1977. Sejarahnya ternyata telah dimulai sejak era kolonial Belanda.
Meta dikenai denda tambahan US$567 juta oleh pengadilan New Mexico terkait dampak platformnya terhadap anak dan remaja.
Bareskrim menyatakan dua berkas kasus PT Dana Syariah Indonesia P21. Polisi telah menyita aset senilai sekitar Rp425 miliar.
ETF emas ditargetkan mulai diperdagangkan di BEI pada 10 Agustus 2026. Simak cara beli, keuntungan, risiko, dan perbedaannya dengan emas fisik.
BMKG menyebut monsun Australia memicu gelombang hingga 6 meter di sejumlah perairan NTB pada 8-9 Agustus 2026.