Lahan Sempit, Muncul Gagasan Pemakaman Alternatif Manusia Jadi Kompos
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Ilustrasi. /Freepik
*Selamat pagi, semangat mengawali pekan. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Top 7 News Harianjogja.com Senin, 10 Oktober 2022
Seorang pemimpin panti asuhan di Kokap Kulonprogo diduga mencabuli anak asuhnya sendiri.
Kekerasan seksual diduga kembali terjadi di lingkungan perguruan tinggi.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, menilai parpol yang sudah mendeklarasikan capres untuk Pilpres 2024 ingin Presiden Joko Widodo cepat lengser dari jabatannya.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menyampaikan apresiasi kepada Presiden Joko Widodo.
Banyak driver ojol yang memiliki pekerjaan utama sebagai PNS, pegawai BUMN atau karyawan swasta.
Bill Gates memprediksi adanya teknologi baru yang akan menggantikan peran ponsel yang disebut tato elektronik.
Siswa dan guru SDN Sawit di Dusun Sawit, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul was-was dengan kondisi gedung sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Metode alternatif pemakaman semakin berkembang seiring dengan peningkatan populasi dan terus berkurangnya lahan untuk pemakanan.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.