Kisah Timbul Sopir Becak Jadi Korban Carut Marut Data BPS, Desil 1 Berubah Jadi 9
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Penguburan salah satu kerbau atau Kebo Bule Pusaka Keraton Kasunanan Solo, Sabtu (6/8/2022)./Ist-Birru.
Harianjogja.com, SOLO — Satu ekor kebo bule pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Keraton Solo) ditemukan mati pada Senin (15/8/2022). Hewan tersebut memiliki riwayat penyakit kulit dan kuku.
Tujuh ekor kebo bule telah dipisahkan dari Alun-alun Kidul ke Magangan Kompleks Keraton Solo sejauh ini
Kepala Bidang Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Solo Agus Sasmita menjelaskan belum mengetahui pasti faktor yang membuat kebo bule mati Senin sore.
Dinas masih menunggu hasil uji lab dari Kementerian Pertanian dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. Sampel untuk uji lab diambil pada Senin pekan lalu.
“Kalau PMK belum tahu ya. Masih diuji lab juga. Kalau PMK enggak juga karena kondisinya membaik sudah jalan-jalan, makan, dan aktivitas lainnya. Kemungkinan ada faktor lain namun kami menunggu hasilnya,” kata dia, Selasa (16/8/2022).
Agus menjelaskan satu kebo bule yang mati Senin itu memiliki riwayat PMK namun kondisinya sudah membaik. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Solo masih berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah untuk penanganan mahesa koleksi keraton lainnya.
Baca juga: Salah Satu Kebo Bule Keraton Solo Mati Karena PMK, Ini Kata Adik PB XIII
“Ini nanti setelah koordinasi, mungkin kami mengobati,” jelasnya.
Menurut dia, Keraton Solo telah memisahkan totalnya tujuh ekor kebo dari Alun-alun Kidul ke Magangan Kompleks Keraton Solo sejauh ini. Dinas pernah mendampingi saat memindahkan lima ekor sebelum kirab malam 1 Sura.
Dia mengatakan tidak ingat kapan dua ekor kerbau dipisahkan oleh Keraton Solo karena dinas tidak mendampingi langsung saat pemindahan. Satu ekor yang mati Senin bukanlah kebo yang mengikuti kirab belum lama ini.
Terpisah, Pengageng Parentah Keraton Solo KGPH Adipati Dipokusumo belum merespons Whatsapp maupun mengangkat telepon ketika diminta konfirmasi langkah keraton setelah adanya kebo bule yang mati.
Total koleksi mahesa yang mati ada empat ekor dalam satu bulan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Desil keluarga warga Kulon Progo naik dari 1 ke 9. BPS DIY menjelaskan cara penentuan desil dan mengapa desil bukan ukuran mutlak kemiskinan.
Kementerian Koperasi mengusulkan tambahan anggaran Rp4,53 triliun untuk 2027, terutama untuk SDM, usaha, digitalisasi, dan pengawasan.
Ibu di Semin Gunungkidul membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut tak mampu menafkahi. Polisi menemukan petunjuk dari ceceran darah.
Erupsi Gunung Sinabung berdampak pada 21 penerbangan dari dan menuju Bandara Kualanamu pada 31 Agustus-1 September 2026.
Jalur pendakian Gunung Kerinci ditutup sementara mulai 1 September 2026 untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan.
Anggota DPR RI Vita Ervina mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN)