Serah Terima Jabatan Menteri Keuangan, Purbaya Cuma Bicara 57 Kata
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Polisi berjaga di depan rumah dinas Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo pascaperistiwa baku tembak dua ajudannya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2022) malam. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA — Komnas HAM meminta masyarakat untuk bersabar pasalnya proses penyelidikan kasus tewasnya Brigadir J bisa jadi memakan waktu.
Brigadir J adalah polisi yang tewas di Rumah Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Pol Ferdy Sambo. Versi polisi, Brigadir J tewas dalam aksi tembak menembak dengan Bharada E.
Komisioner Komnas HAM M. Choirul Anam mengatakan timnya sedang mendalami kasus penembakan tersebut.
BACA JUGA: Menag Yaqut Bocorkan Kuota Haji 2023 Bisa Lebih Banyak ketimbang Tahun Ini
Meski secara prinsip mereka ingin agar penyelidikannya cepat selesai, namun prosesnya juga bergantung pihak lain yang terlibat.
“Dari berbagai pengalaman kasus Komnas HAM, itu [lama waktu proses penyelidikan] ternyata tergantung juga dengan para pihak yang lain,” ujar Anam dalam keterangan video yang diterima Bisnis, Minggu (17/7/2022).
Dia mencontohkan, ketika ada pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan, sering kali yang bersangkutan sibuk sehingga sulit menemukan jadwal yang tepat. Akibatnya, proses penyelidikan molor dari waktu yang ditentukan.
Anam mengatakan Komnas HAM sudah menemui keluarga Brigadir J. Selanjutnya, mereka akan memanggil pihak Polri dan keluarga Irjen Sambo untuk dimintai keterangan. Dia juga tak menutup kemungkinan akan memanggil para ahli, misalnya dokter dan ahli siber.
“Nah, proses ini yang membuat tahapan-tahapan untuk membuat rangkaian peristiwa semakin besar,” jelas Anam.
Tak lupa, dia meminta masyarakat yang punya keterangan, bukti, atau hal lainnnya yang dapat membantu proses penyelidikan, dapat menghubungi Komnas HAM. Sebab, Komnas HAM ingin bekerja secara objektif dan tak memihak.
“Ayo kita dukung imparsialitas, kita dukung objektivitas, kita dukung Komnas yang bekerja secara independen,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.
Jorge Martin kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah finis ketiga di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez dan menyoroti tekanan ban.
Mural pelajar Jogja dalam HUT ke-270 Kota Jogja mengangkat budaya, kebersihan sungai, dan persoalan sampah melalui karya penuh pesan.
Speedtest Global Index Agustus 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 untuk internet mobile dan ke-113 untuk fixed broadband
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.
BGN menargetkan 5.000 SPPG melayani MBG secara prasmanan pada akhir 2026. Sistem ini diuji coba untuk melihat efektivitas dan manfaatnya.