Trump Dihujat saat Serahkan Piala Dunia 2026 ke Timnas Spanyol
Donald Trump mendapat sorakan penonton saat menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 kepada Spanyol usai final melawan Argentina.
Logo Twitter. /Reuters-Kacper Pempel
Harianjogja.com, JAKARTA – Twitter Inc. berupaya menyelesaikan gugatannya terhadap Elon Musk atas pembatalan kesepakatan akuisisi platform media sosial tersebut senilai US$44 miliar (Rp660 triliun) dalam waktu singkat.
Dilansir Bloomberg pada Rabu (13/7/2022), pengacara perusahaan media sosial yang berbasis di San Francisco tersebut mengatakan mereka hanya perlu empat hari di Delaware Chancery Court untuk membuktikan bahwa orang terkaya di dunia itu harus dipaksa untuk menyelesaikan kesepakatan akuisisi Twitter senilai US$54,20 per saham.
Tidak seperti beberapa negara bagian yang memerlukan waktu beberapa tahun untuk mengajukan kasus ke pengadilan, Pengadilan Delaware umumnya bergerak lebih cepat. Hakim-hakim Delaware dikenal mampu mengurai rumpun hukum dari sengketa merger dan akuisisi yang kompleks dengan lebih cepat dan menyeluruh daripada pengadilan AS lainnya.
Bahkan kasus-kasus bisnis yang kompleks sering diperdebatkan di hadapan hakim dalam waktu enam atau tujuh bulan setelah diajukan.
Baca juga: Elon Musk Batal Akuisisi Twitter Rp660 Triliun, Ini Alasannya..
Perjanjian akuisisi Twitter menetapkan semua perselisihan hukum atas kesepakatan itu harus dipaparkan di Delaware, rumah bagi lebih dari setengah perusahaan publik AS, termasuk Twitter dan Tesla Inc. milik Elon Musk.
Elon Musk dan dan pengacaranya belum memberikan komentar tentang gugatan tersebut dan apakah kasus tersebut. Namun Elon Musk men-tweet "Oh ironi lol" setelah Twitter mengajukan gugatan.
Belum ada hakim yang ditugaskan untuk kasus ini, tetapi Ketua Hakim Kathaleen St. J. McCormick telah berpengalaman menangani gugatan investor atas transaksi yang bermasalah. Dia diperkirakan menangani gugatan Twitter juga.
McCormick, penduduk asli Delaware, adalah mantan pengacara bantuan hukum dan lulusan Sekolah Hukum Notre Dame.
Tim hukum Twitter berpendapat mereka dapat dengan mudah menunjukkan dalam waktu kurang dari seminggu waktu pengadilan bahwa Elon Musk tidak memiliki alasan yang sah untuk membatalkan akuisisi tersebut. Saham Twitter ditutup pada $34,06 pada hari Selasa.
“Litigasi pada jadwal yang diusulkan Twitter memungkinkan para pihak dan penasihat berpengalaman mereka memiliki waktu yang cukup untuk mengumpulkan catatan persidangan,” tulis para pengacara.
Ini akan memberikan waktu yang cukup bagi seorang hakim untuk memutuskan dan membuat Mahkamah Delaware meninjau keputusan tersebut sebelum tanggal penutupan transaksi 24 Oktober.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Donald Trump mendapat sorakan penonton saat menyerahkan trofi Piala Dunia 2026 kepada Spanyol usai final melawan Argentina.
GIIAS 2026 menghadirkan puluhan mobil baru dari berbagai merek. Simak daftar 10 mobil paling menarik, mulai Suzuki XL7 terbaru hingga Mazda 6e dan Toyota Land C
Gerhana Matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026. Simak cara aman menyaksikan fenomena langka ini, mulai dari penggunaan kacamata gerhana hingga siaran
Morgan Freeman mengaku bayaran menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih proyek film. Aktor peraih Oscar itu menyampaikan pandangannya menjelang penay
Nepal akan menerapkan sistem e-Visa mulai 17 Agustus 2026. Wisatawan dapat mengurus visa secara online sebelum keberangkatan dengan tarif mulai US$30.
Presiden AFA Claudio Tapia menyerahkan keputusan masa depan Lionel Messi sepenuhnya kepada sang pemain setelah tampil gemilang di Piala Dunia 2026 bersama Argen