Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Gubernur Jawa Barat mengenang putra sulungnya Emmeril Khan Mumtadz (Eril Khan) yang meninggal dunia akibat hanyut di sungai Aare, Bern, Swiss/Dok. Youtube Humas Jabar
Harianjogja.com, JAKARTA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku telah mengikhlaskan kepergian putranya Emmeril Kahn Mumtadz (Eril Khan). Namun, dia mengatakan orang tua yang ditinggalkan oleh anak tidak ada istilahnya dalam kamus manapun.
Pernyataan tersebut diungkapkan Kang Emil, sapaan akrabnya, saat melakukan pengajian keluarga untuk mengenal almarhum Eril Khan yang hanyut di sungai Aare, Bern, Swiss beberapa waktu lalu.
"Memang sangat sedih dan sangat pedih, jika orang tua ditinggalkan anaknya terlebih dahulu," ujar Ridwan Kamil dalam video yang diunggah oleh Humas Jawa Barat, Senin (6/6/2022).
Dia mengatakan seorang istri ditinggal suami ada istilahnya, yaitu janda. Jika suami ditinggal istri pun ada istilahnya, yaitu duda.
Ridwan Kamil melanjutkan jika seorang anak ditinggalkan oleh ayahnya maka ada istilahnya, yaitu yatim. Sementara itu, jika anak ditinggalkan ibunya, maka istilahnya piatu.
"Tapi, kalau orang tua ditinggal anaknya tidak ada istilahnya. Tidak ada dalam kamus manapun, menunjukkan betapa level kehilangan yang tertinggi, mungkin. Itu hikmah yang sedang kami hadapi," imbuhnya.
Dalam unggahan di media sosial Instagram, Ridwan Kamil juga memberikan kesaksian atas perjalanan hidup sang putra sulung Eril Khan yang selalu berbuat kebajikan di dunia.
BACA JUGA: Ini yang Sultan Sesalkan dari Kasus OTT KPK terhadap Haryadi Suyuti
Meski baru berusia 22 tahun, Ridwan Kamil mengatakan Eril tidak pernah berhenti untuk berbuat baik dan menolong sesama semasa hidupnya.
“Ijinkan saya selaku ayahanda Eril, untuk memberi kesaksian atas kiprah dan semangat hidupnya selama ini. Saya tahu betul, Eril jika masih ada, pasti tidak terlalu senang jika amalan tau kebaikannya diceritakan,” terangnya.
Suami Atalia Praratya tersebut mengatakan kisah Eril Khan, anak lelaki kesayangan, hakekatnya adalah cerita tentang seluruh manusia.
Hakekat bahwa semua dari semua makhluk hidup pasti akan berpulang ke pangkuan Allah SWT.
"Semua orang akan berpulang. Dengan waktu, tempat dan cara yang kita tidak akan pernah selalu tahu,” ucap Ridwan Kamil.
Melalui ungahan tersebut, Ridwan kamil menilai Eril tampak telah siap berpulang dengan segudang amalan kebaikannya yang sudah dilakukannya.
Mulai dari kerap membagikan nasi bungkus kepada orang-orang di jalanan, memuliakan anak yatim, menyedekahkan uangnya kepada panti asuhan dan dhuafa.
Bahkan, Ridwan Kamil bersaksi almarhum Eril belakangan diketahui kerap memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada para satpam menggunakan uang pribadinya.
“Ananda Emmeril Kahn Mumtadz, mungkin umur biologisnya hanya 23 tahun, namun dengan luasnya amal kebaikannya, Insya Allah sungguh ia pergi dalam panjang umur,” tambah Ridwan Kamil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat