Cadangan Devisa Stabil, Ketahanan Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
Susi Pudjiastuti sebagai pemilik PT ASI Pujiastuti Aviation atau Susi Air./Bisnis-Rachman
Harianjogja.com, JAKARTA - PT ASI Pujiastuti Aviation atau Susi Air menduga Pemerintah Kabupaten Malinau enggan menyetujui perpanjangan kontrak hanggar di Bandara Kolonel RA Bessing Malinau Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
"Kontrak hanggar [Bandara] Malinau yang selama ini disewa Susi Air tidak diperpanjang, atau lebih tepatnya Pemkab Malinau tidak ingin memperpanjang," kata Susi Pudjiastuti sebagai pemilik Susi Air kepada Bisnis.com, Rabu (2/2/2022).
Dia menuturkan maskapai telah mengajukan perpanjangan kontrak sewa sejak Desember 2021. Perpanjangan dilakukan karena masih ada pesawat yang belum selesai proses perawatan (maintenance) dalam waktu dekat.
Namun, lanjutnya, hingga saat ini perpanjangan tersebut belum dikabulkan. Susi Air juga telah meminta perpanjangan selama 6 bulan atau minimal 3 bulan ke depan.
Baca juga: Pesawat Susi Air Tergelincir di Mappi Papua, Ini Penyebabnya
Susi Air dilaporkan telah diusir paksa dari Bandara Malinau kendati telah melayani rute penerbangan setempat selama 10 tahun.
Susi menuturkan sudah menyewa hanggar di bandara berkode LNU tersebut selama 10 tahun. Adapun, maskapai melayani rute penerbangan reguler dan perintis untuk Kalimantan Utara dan wilayah pedalaman.
"Hari ini Susi Air diusir paksa dari Bandara Malinau," kata Susi.
Susi menuturkan pesawat yang masih ada di hanggar antara lain Pilatus Porter, Cessna Grand Caravan 208, dan Air Tractor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Cadangan devisa Indonesia bertahan di US$145,3 miliar hingga akhir Juli 2026. BI menyebut posisi ini menjaga stabilitas rupiah dan ketahanan ekonomi.
PSS Sleman masih membuka peluang meminjamkan pemain ke Liga 2 dan merekrut pemain muda baru sesuai gaya permainan tim.
PLTS 30 GW segera dilelang pada 2026 sebagai tahap awal target 100 GW. Investor masih menghadapi tantangan jaringan, regulasi, dan pembiayaan.
Karhutla Riau mencapai 16.264 hektare. Pemprov Riau menyemai 26 ton garam lewat OMC dan mengerahkan enam helikopter.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Guru Besar UGM Prof. Priyono Suryanto mendorong tiga transformasi penanganan karhutla, dari respons krisis menuju penjagaan hutan berkelanjutan.