Desainer Malaysia Bawa Koleksi High Fashion ke JIKFP 2026 di Jogja
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Penyerahan SK oleh perwakilan Kemendikbud-Riste. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Pengembangan teknologi digital ke depan akan semakin masif menjadi solusi untuk kesejahteraan masyarakat. Peran ini sepenuhnya bakal dipegang oleh anak muda yang mulai banyak menciptakan start up guna mempermudah dan mempercepat aktivitas kehidupan sosial masyarakat.
Ketua Yayasan Pendidikan Widya Bakti Teguh Wijono Budi Prasetio menyatakan perubahan kampus sekolah tinggi Akakom menjadi Universitas Digital Indonesia (UTDI) sebagai salah satu respons dari perkembangan teknologi saat ini yang menjadi kebutuhan. Berbasis digital menjadi sebuah periode yang ditandai dengan dominasi teknologi informasi dan komunitas internet.
BACA JUGA : Penggunaan Teknologi Digital Dinilai Bisa Dorong
“Teknologi digital akan dikembangkan sebagai ilmu pengetahuan berkelanjutan melalui berbagai praktik rekayasa teknologi,” katanya, Rabu (10/11/2021).
Ia menambahkan praktik inovasi akan terus dilakukan teknologi digital yang ke depan akan menjadi solusi bagi kehidupan umat manusia sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti bermunculannya aplikasi online terbaru dan canggih. Sehingga harus memunculkan talenta digital lewat hasil karya start up baru ciptakan kalangan anak muda saat ini.
“Harapannya ini dapat membawa peran besar ke masyarakat ikut mensejahterakan masyarakat sekitar dan akhirnya berkembang terus sampai kesejahteraan bangsa dan negara,” katanya
Adapun penyerahan SK Mendikbud Ristek terkiat perubahan menjadi UTDI dilakukan oleh Plt Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Bimo Widio Andoko, Rabu (10/11/2021). Bimo menyatakan teknologi digital saat ini terus berkembang dan semakin banyak dibutuhkan masyarakat. Sehingga potensi keilmuannya bisa terus dikembangkan secara berkelanjutan.
BACA JUGA : GKR Hayu: Pelaku UMKM Harus Akrab dengan Teknologi
Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko menambahkan keberadaan kampus digital di wilayahnya akan menjadi potensi tersendiri untuk pengembangan sumber daya manusia ke depan. Karena pemerintahan sangat membutuhkan kerja sama dengan perguruan tinggi dalam berbagai hal termasuk pengembangan teknologi.
“Kami tentu berharap kerja sama dengan perguruan tinggi bisa terus terjalin, terutama dengan perguruan tinggi yang berada di wilayah Bantul,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JIKFP 2026 di Sleman City Hall menghadirkan 50 desainer dan lebih dari 600 model anak-remaja dari Indonesia, Timor-Leste, dan Malaysia.
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
Helikopter Eurocopter Super Puma jatuh di Sungai Barito saat misi pemadaman karhutla. Tiga kru dipastikan selamat oleh BNPB.
Piala Ketua DPRD DIY diikuti peserta berbagai daerah. Ajang lomba burung berkicau ini diharapkan menggerakkan ekonomi dan mendukung konservasi.
JJLS Gunungkidul-Bantul ditargetkan dibuka untuk umum pada 2027. Kelok 23 akan dilengkapi rest area, gardu pandang, dan patung ikonik.
Ketua DPD PSI Kota Jogja, Heri Nugroho, menyesalkan penurunan foto Wapres Gibran di Ruang Banggar DPRD DIY dan meminta aparat menindaklanjuti.