Jadwal Terbaru KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 dan Tarifnya
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Direktur Informasi & Komunikasi Pembangunan Manusia Kementerian Kominfo Wiryanta bersama GKR Hayu usai diskusi, Sabtu (6/11/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Kalangan milenial terus didorong untuk meneladani semangat para pahlawan terdahulu yang berjuang tanpa pamrih. Sejumlah pemuda milenial bisa berkontribusi sesuai dengan kondisi pandemi saat ini dalam membantu masyarakat.
Direktur Informasi & Komunikasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ditjen IKP Kementerian Kominfo Wiryanta menjelaskan generasi milenial saat ini perlu dikenalkan dengan nilai kepahlawanan melalui cara yang berbeda. Saat ini generasi milenial yang diperkirakan mencapai 28% menjadi modal tersendiri bagi semua pihak untuk secara bersama-sama memberikan pemahaman terkait kepahlawanan.
Menurutnya banyak cara yang dilakukan pemuda untuk meneladani semangat kepahlawanan. Tentunya dengan menyesuaikan kondisi saat ini. Ia mencontohkan karena saat ini masa pandemi maka milenial harus tergerak untuk membantu sesama tanpa pamrih, hal ini termasuk wujud dari semangat kepahlawanan.
“Saat ini pemerintah sudah melonggarkan PPKM, misalnya milenial bisa mengisinya dengan bidang ekonomi bagaimana membantu menggerakkan UMKM lewat ekonomi kreatifnya, kemudian termasuk prestasi bidang olahraga yang saat ini banyak terlihat. Selain itu banyak kalangan milenial menggelar aksi sosial saat pandemi yang ini perlu ditularkan pada milenial yang lain,” katanya di sela-sela diskusi Pahlawan Milenial dan Nilai Luhur Budaya, Sabtu (6/11/2021).
Penghageng Tepas Tandha Yekti Kraton Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu mengatakan semangat pahlawan adalah perjuangan dalam membantu sesama baik dalam skala besar maupun kecil dengan tanpa pamrih. Jika dikaitkan dengan budaya, ia menyebut adanya watak satrio yang percaya diri dan tidak sombong. Ajaran ini sangat aplikatif bisa diterapkan di keluarga, lingkungan sekitar bahkan kalangan remaja bisa diterapkan dalam kelas.
“Kalau dari kita kami mencoba mengupas dari sisi aplikatif, skala keluarga atau yang lebih besar. Misalnya watak satrio sengguh itu percaya diri tanpa sombong, itu sebenarnya sangkan paraning dumadi, di keluarga, kelas juga bisa diterapkan, misalnya jadi ketua kelas jangan semena-mena menyuruh,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 9 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Utang pemerintah tembus Rp10.293,69 triliun per Juni 2026. Sebagian dividen BUMN akan kembali masuk APBN sebagai cadangan fiskal.
BU Printing & Packaging telah lebih dari 15 tahun menangani produksi buku untuk penulis, penerbit, kampus, sekolah, perusahaan hingga instansi
Harga minyak Brent mendekati US$90 per barel saat peluang pembukaan Selat Hormuz makin diragukan akibat konflik Timur Tengah.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mengingatkan pengembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali dalam Center of Excellence AI di Jogja.
Makam mertua Djaduk Ferianto di Kuncen Lama dirusak. Pemkot Jogja menyoroti aturan biaya perawatan dan berencana menata pengelolaan makam.