19 WNA Love Scammer Diciduk di Tangerang, Modus Terbongkar
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Tangkapan layar tampak polisi (berbaju hitam) membanting mahasiswa. /@twitter.
Harianjogja.com, TANGERANG--Tindakan pengamanan layaknya Mixed Martial Arts (MMA) yang sarat kekerasan dipertontonkan oleh aparat kepolisian dalam menghadapi mahasiswa yang berdemonstrasi.
Sebuah video polisi menghadapi mahasiswa saat berunjuk rasa memperingati Hari Ulang Tahun ke-389 Kabupaten Tangerang viral. Seorang anggota polisi memakai seragam hitam terlihat membanting mahasiswa hingga terbentur ke lantai dan kejang-kejang.
BACA JUGA : Hendak Bentrok dan Bawa Sajam, 10 Remaja Ditangkap
Aksi polisi ini dikritik. Karena dinilai terlalu berlebihan dalam menghadapi pengunjuk rasa. Aksi polisi tersebut mirip aksi petarung Mixed Martial Arts (MMA) atau olahraga bela diri campuran.
Saat demo berlangsung, tampak salah satu oknum polisi membanting mahasiswa ke trotoar. Dalam video berdurasi 48 detik itu tampak mahasiswa tidak sadarkan diri dan tidak bergerak.
Insiden polisi banting mahasiwa di depan kantor Bupati Tangerang itu berlangsung saat terjadi bentrok antara masa aksi dan polisi.
Kapolresta Kabupaten Tangerang, Kombes pol Wahyu Sri Bintoro membenarkan bila terjadi demo di depan Kantor Bupati Tangerang. Dalam unjuk rasa itu, sebanyak 18 orang diamankan oleh pihak kepolisian.
Saat ditanya perihal adanya mahasiswa yang dibanting hingga kejang-kejang, Wahyu menegaskan bila kondisinya dalam keadaan sehat.
BACA JUGA : Setelah Ricuh di Seturan, Muncul Ormas Desak Polisi Usut
“Iya mas ada demo tadi. Sebanyak 18 orang diamankan, kondisinya masih sehat,” ujar Wahyu melalui pesan singkat, Rabu (13/10/2021)
Kendati demikian, Wahyu menegaskan akan mengevaluasi tim propam soal pengamanan massa unjuk rasa. Agar hal serupa tidak terjadi lagi.
“Secara internal tetap akan saya evaluasi tim propam akan melakukan evaluasi terhadap SOP mengamankan massa [Demo],” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.