Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo./Ist-Dok Pemprov Jateng
Harianjogja.com, JAKARTA--Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kini tengah bergejolak menyusul munculnya dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai kandidat capres 2024.
Kader PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, Eko Lephex membantah keterlibatannya penuh dalam membuat logo “Barisan Celeng Berjuang”.
Eko mengaku hanya spontan dan ikut-ikutan membuat slogan “Barisan Celeng Berjuang”. Sedangkan gambar celeng bertaring panjang dengan latar warna merah, hitam dan putih, bukan muncul dari idenya.
BACA JUGA: Demi Lindungi Masyarakat, Kapolri Izinkan Anggotanya Babat Habis Pinjol Ilegal
“Saya tidak ikut-ikut. Kemarin saya hanya iseng saja bikin tulisan di gambar (celeng) itu, ikut-ikut teman. Itu bukan gambar saya. Tapi kalau tulisan, saya yang buat,” kata Eko Lephex kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (12/11/2021) malam.
Eko juga membantah terlibat serius dalam kegiatan Seknas Ganjar Indonesia (SGI). “Saya di SGI hanya seneng ketemu konco-konco itu tok. Kalau urusan lainnya saya tidak tahu,” ujar Eko.
Pernyataan Eko ini bertolak belakang dengan keterangan sebelumnya. Kepada media, Eko sempat menjelaskan dengan gamblang makna slogan dan gambar pada logo Barisan Celeng Berjuang.
Logo barisan celeng pendukung Ganjar Pranowo. [Istimewa]
Menurut dia, celeng bertaring panjang menggambarkan simpatisan SGI yang tetap semangat berjuang serta tidak takut rintangan. Sedangkan latar berwarna merah menunjukkan sikap kader PDIP arus bawah yang berani memperjuangkan pilihannya.
Terkait perubahan sikap ini, Eko mengaku tidak mendapat ancaman dari pihak luar. Dia menjelaskan, bahwa keterlibatannya di SGI bukan sebagai pengurus dan hanya ikut-ikutan. “Tidak (ada ancaman). Tidak ada yang protes juga,” ujar Eko Lephex.
Beredarnya logo “Barisan Celeg Berjuang” menyusul deklarasi dukungan SGI Kabupaten Purworejo kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk maju pada Pemilihan Presiden 2024.
Deklarasi itu ditentang keras oleh Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto atau lebih dikenal Bambang Pacul. Dia menyebut kader PDI Perjuangan yang mendukung Ganjar dan terlibat deklarasi sebagai “celeng”.
Pernyataan sikap Bambang Pacul, balik dikecam oleh Ketua DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo.
Menurut Sumbogo yang juga Ketua DPC SGI Purworejo, peryataan Bambang Pacul justru semakin menyemangati relawan untuk mendukung Ganjar maju pilpres.
Kata Sumbogo, pembuatan logo menjawab ucapan Bambang Pacul yang membuat relawan Seknas Ganjar Indonesia (SGI) tersinggung. Meski dianggap celeng, relawan SGI akan tetap memperjuangkan kebenaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Menpora Cup 2026 menjadi ajang mengukur hasil pembinaan atlet boling sekaligus mencari peboling potensial untuk persaingan nasional dan internasional.
Skrining psikososial pekerja perlu memakai instrumen tervalidasi dan disesuaikan dengan tujuan pemeriksaan serta karakteristik pekerja.
Menkum Supratman meminta jajaran Kemenkum melakukan patroli siber untuk menjaring aspirasi, kritik, dan keluhan masyarakat.
G7 sepakat melepas hingga 100 juta barel minyak dari cadangan strategis selama empat bulan untuk menekan harga energi.
Proyek data center AI Rp3,5 triliun di Jatiluhur dihentikan sementara. KDM menyebut kelalaian konsultan terkait data perizinan.