OJK Catat Pembiayaan Investasi Multifinance Rp167,89 Triliun
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo./Ist-Dok Pemprov Jateng
Harianjogja.com, JAKARTA--Internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kini tengah bergejolak menyusul munculnya dukungan kepada Ganjar Pranowo sebagai kandidat capres 2024.
Kader PDI Perjuangan Kabupaten Purworejo, Eko Lephex membantah keterlibatannya penuh dalam membuat logo “Barisan Celeng Berjuang”.
Eko mengaku hanya spontan dan ikut-ikutan membuat slogan “Barisan Celeng Berjuang”. Sedangkan gambar celeng bertaring panjang dengan latar warna merah, hitam dan putih, bukan muncul dari idenya.
BACA JUGA: Demi Lindungi Masyarakat, Kapolri Izinkan Anggotanya Babat Habis Pinjol Ilegal
“Saya tidak ikut-ikut. Kemarin saya hanya iseng saja bikin tulisan di gambar (celeng) itu, ikut-ikut teman. Itu bukan gambar saya. Tapi kalau tulisan, saya yang buat,” kata Eko Lephex kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (12/11/2021) malam.
Eko juga membantah terlibat serius dalam kegiatan Seknas Ganjar Indonesia (SGI). “Saya di SGI hanya seneng ketemu konco-konco itu tok. Kalau urusan lainnya saya tidak tahu,” ujar Eko.
Pernyataan Eko ini bertolak belakang dengan keterangan sebelumnya. Kepada media, Eko sempat menjelaskan dengan gamblang makna slogan dan gambar pada logo Barisan Celeng Berjuang.
Logo barisan celeng pendukung Ganjar Pranowo. [Istimewa]
Menurut dia, celeng bertaring panjang menggambarkan simpatisan SGI yang tetap semangat berjuang serta tidak takut rintangan. Sedangkan latar berwarna merah menunjukkan sikap kader PDIP arus bawah yang berani memperjuangkan pilihannya.
Terkait perubahan sikap ini, Eko mengaku tidak mendapat ancaman dari pihak luar. Dia menjelaskan, bahwa keterlibatannya di SGI bukan sebagai pengurus dan hanya ikut-ikutan. “Tidak (ada ancaman). Tidak ada yang protes juga,” ujar Eko Lephex.
Beredarnya logo “Barisan Celeg Berjuang” menyusul deklarasi dukungan SGI Kabupaten Purworejo kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, untuk maju pada Pemilihan Presiden 2024.
Deklarasi itu ditentang keras oleh Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto atau lebih dikenal Bambang Pacul. Dia menyebut kader PDI Perjuangan yang mendukung Ganjar dan terlibat deklarasi sebagai “celeng”.
Pernyataan sikap Bambang Pacul, balik dikecam oleh Ketua DPC PDIP Purworejo, Albertus Sumbogo.
Menurut Sumbogo yang juga Ketua DPC SGI Purworejo, peryataan Bambang Pacul justru semakin menyemangati relawan untuk mendukung Ganjar maju pilpres.
Kata Sumbogo, pembuatan logo menjawab ucapan Bambang Pacul yang membuat relawan Seknas Ganjar Indonesia (SGI) tersinggung. Meski dianggap celeng, relawan SGI akan tetap memperjuangkan kebenaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
OJK mencatat pembiayaan investasi multifinance turun 5,33% menjadi Rp167,89 triliun pada semester I/2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj