40.000 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi pada Oktober 2026
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Para anggota Taliban berdiri di luar Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, pada 16 Agustus 2021. - Antara/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Utusan khusus Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menemui para pemimpin Taliban di Afghanistan untuk membahas krisis kemanusiaan dan strategi agar negara tersebut tidak dijadikan sebagai inkubator bagi kalangan militan.
Utusan Johnson, Simon Gass, menemui sejumlah pemimpin Taliban termasuk Amir Khan Muttaqi, Mullah Abdul Ghani Baradar, dan Abdul Salam Hanafi, kata kementerian luar negeri Inggris.
BACA JUGA : Taliban Minta Kesempatan Bicara di Sidang PBB
Mereka "membahas bagaimana Inggris Raya dapat membantu Afghanistan mengatasi krisis kemanusiaan, pentingnya mencegah negara tersebut menjadi inkubator bagi terorisme dan perlunya orang-orang yang ingin meninggalkan negara tersebut bisa melakukan perjalanan dengan aman," kata kemlu.
"Mereka juga membicarakan perlakuan terhadap minoritas dan hak-hak kaum perempuan dan anak perempuan."
Gass didampingi oleh Kuasa Usaha dari Misi Inggris Raya untuk Afghanistan di Doha, Qatar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.
SMAN 3 Yogyakarta membuka SPMB Online jalur murid cadangan dengan kuota satu kursi. Simak jadwal seleksi, pengumuman, dan daftar ulang.
Program normalisasi Sungai Jogja menjadi fokus Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja untuk menekan risiko banjir sekaligus memperbaiki kualitas kawasan bantaran sungai
Kecelakaan di Berbah, Sleman, menewaskan seorang pemotor setelah diduga kehilangan konsentrasi dan terpental ke jalur berlawanan.
Pendaki di Bukit Savana Dandaun, kaki Gunung Rinjani, meninggal dunia akibat hipotermia setelah dievakuasi tim SAR gabungan.