OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, saat memimpin acara Rembug Desa secara daring yang diikuti 227 lurah/kades se-Kabupaten Cilacap di Pendapa Kabupaten Cilacap, Kamis (22/7). /Antara
Harianjogja.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan fokus pada penanganan Pandemi Covid-19. Apalagi, Ganjar melihat penyebaran virus Corona di wilayahnya saat ini mulai melandai.
Hal itu disampaikan Ganjar kala ditanya wartawan soal banyaknya politisi yang memasang baliho-baliho yang diduga terkait Pemilihan Presiden 2024.
Apakah Ganjar tidak tertarik ikut memasang baliho?
Ganjar mengatakan, saat ini tugasnya adalah memikirkan penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Tengah. Hal itu, kata Ganjar, sesuai perintah dari Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Walah aku itu tugas saya hanya satu sekarang, saya diperintahkan oleh Presiden oleh Ketua Umum saya kon ngurusi Covid-e mas. Wis aku ora kober mikir kuwi (baliho Capres),” tegas Ganjar.
Ganjar menegaskan, dirinya saat ini fokus pada penanganan pandemi Covid-19. Apalagi, kata Ganjar saat ini terlibat penyebarannya mulai menurun.
“Aku mikir Covid sek, bagaimana ini segera beres dan sekarang udah melandai. Saya udah melihat mal, orang berdagang laku jualane, wis aku mulai seneng,” ujarnya.
Terlepas dari itu, Ganjar merasa tak pantas membicarakan isu Pilpres 2024 ketika masyarakat saat ini lebih membutuhkan perhatian pada penanganan Pandemi Covid-19.
“Masyarakat hari ini lagi butuh itu, kayaknya ora pantes ngomong kuwi aku,” katanya. (k28)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, syarat, biaya perpanjangan SIM, dan layanan Drive Thru MPP Kota Jogja.
Cakupan UHC Bantul turun tipis menjadi 98,67 persen pada Juli 2026. Dinkes memastikan angka tersebut masih di atas target minimal 98 persen dengan dukungan angg
Belanja pegawai Pemkot Jogja masih 35,7 persen dari APBD 2026. BPKAD menekan anggaran melalui pembatasan rekrutmen ASN dan memanfaatkan tingginya angka pensiun
Warga Kalidadap, Selopamioro, Imogiri, Bantul harus menyedot air dari Sendang Wonosari saat kemarau. Sumur mengering dan jaringan air bersih belum menjangkau.
Pemkab Bantul menyiapkan strategi memenuhi batas belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027 dengan meningkatkan PAD, menerapkan zero minus growth ASN, dan mem